Kamis, 16 September 2010

Cinta Sejati Untuk 4 Sahabat *part 1*

"Allyssa saufika umari, would you be my princess?" ucap seorang cowok tampan sambil berlutut dan menyodorkan sebuah cincin berlian ke arah seorang gadis cantik yang sedang berdiri di hadapannya.


“kyaaa...logan........!!!” Ya, itulah teriakan-teriakan histeris dari fans-fans fanatiknya logan wade lerman. Gimana gak histeris+shock berat coba, idola mereka yang tidak lain adalah bintang film terkenal di seluruh dunia, sekarang lagi nembak seorang cewek dengan sangat...sangat....sangat....romantis di depan mata mereka, para paparazipun sudah menyiapkan kamera mereka untuk menjepret gambar-gambar yang pastinya akan membuat dunia heboh dan tentuya juga akan menghasilkan banyak uang bagi para paparazi tersebut.


“OH MY GOD!!!! Mimpi apa gue semalam, sampai-sampai gue dapet durian runtuh kayak gini. LOGAN NEMBAK GUE, kyaaaaaaaa.....senangnya hati gue” teriak gadis tersebut dalam hatinya. Saat sang gadis akan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban ya atas permintaan pemuda tampan yang ada di depannya saat ini, tiba-tiba terdengar suara teriakan cowok dengan memakai toa yang menghancurkan adengan romantis yang kini terjadi *gak tau deh penulis, tu toa nyolong di mana*


"STOPPPPPPPP!!! Ify lo gak boleh pacaran sama cowok jelek kayak dia, lo Cuma boleh pacaran sama gue, lagian gantengan gue kemana-mana dibandingkan sama cowok jelek kayak dia” *hehehehe....buat para fansnya logan, saya minta ma’af ya. Just in story* Gadis yang bernama ify itu hanya bisa diam seribu bahasa, karna dia mengalami shock berat. Cowok tersebut kemudian menarik tangan gadis yang dipanggil ify tadi untuk menjauhi TKP. *yaaa...........kok logannya di anggurin sih. Ya udah deh, logannya buat penulis aja deh. Lumayan dapet cowok ganteng #pletakkk......pletakkkkk.....di lemparin buah duren penulis sama fansnya logan# ABAIKAN!!! Back to story*



"E....ehh....lo siapa sih, narik-narik tangan gue seenak jidat lo. Lo kira lo siapa, sehingga lo bisa-bisanya memperlakukan gue kayak gini, temen bukan, saudara bukan, pacar juga bukan?!” namun si cowok tersebut tidak mengacuhkan pertanyaan ify yang terdengar seperti membentak dirinya.

“WOIIIIIIIIIIIIII..................lo budek ya, lo itu udah ngerusak momen-momen romantis dalam hidup gue" Ify terik-teriak di jalan, sehingga semua orang yang ada di sana memperhatikan mereka berdua.


"Whatever!!!" kata cowok tersebut dengan cueknya, sambil terus menarik tangan ify.


"lo mau bawa gue ke mana sih. Lo mau nyulik gue ya? Oh....GOD, tolong selamatkan hambamu yang cantik jelita dan rajin sholat ini dari penculik jelek kayak dia ya tuhan." ify terus komat kamit gak jelas.

"heh...lo! Kalau nyulik gue yang elegan dikit dong. Lo nyulik gue pakai mobil kek, kuda kek, apa ja deh, terserah. Masa mau nyulik gak ada modal, bawa lari anak orang masa jalan kaki sich, gak mutu banget dech cara lo!" ify mulai melakukan aksi protes besar-besaran, gara-gara gak terima dia di culik, dengan cara yang gak mutu, malu-maluin, kampungan, norak,pokoknya gak banget dech ( yaallah....sempat-sempatnya ngomong kayak gitu si ify. Ck...ck...ck.....*geleng-geleng kepala*)


"SHUT UP!!!!! Lo kira gue pangeran berkuda putih apa, yang harus menyelamatkan putrinya dari tangan nenek sihir yang jahat, ngaca dong lo!!! Tampang lo tu lebih nyeremin dari pada nenek sihir. Lo pikir gue sudi apa nyulik cewek jelek, ceking, bawel kayak lo #sorry IFC#. Kalau lo mau marah-marah, noh marahin aja tu penulis, dia nyuruh gue nyulik lo. Padahal tadi kan gue sedang asik-asiknya nonton upin ipin." si cowok tersebut gak kalah nyolotnya sama ify.*heh...lo berdua kok jadi ribut sih, kan ni ceritanya sedang adegan penculikan. Kenapa malah jadi adegan adu mulut gini. Dasar aktor & aktris gak profesional lo berdua, bisanya makan gaji buta aja*


"DIEM LO!!!" teriak ify dan cowok tesebut bersamaan, dengan aura neraka mereka menatap penulis. *hehehe..........ma'ap ya, peace....., Nyali penulis jadi ciut gara-gara di marahin sama ify & cowok tersebut*


"HEHHH...cowok gila! Lo mau bawa gue ke mana?" Bentak ify sama tu cowok yang terus saja menarik tangannya dan membawanya entah kemana. Yang ify bisa lakukan sekarang hanya PASRAH akan nasibnya.


"Gue mau ngajak lo kawin, PUAS LO!!!!" kata cowok tersebut kepada ify dengan tampang tidak berdosa.


"WHAT!!!!! KAWIN!!!" Ify shock berat, namun dia segera tersadar dari shocknya tersebut dan siap-siap untuk menampar cowok yang dianggapnya sangat....sangat...kurang ajar itu


#########


Kring..................kring.................kring.................PRANG!!! *waduh suara apaan tu* jam waker yang selama ini berjasa dalam hidup ify kini hancur gak berbentuk, gara-gara pemiliknya melemparkan jam malang itu dengan sangat kejam ke dinding kamarnya (hiperbola banget).


"Arrrggggghhhhhh.........sialan tu jam, ganggu tidur gue aja.padahal tadi gue mau nampar tu cowok sialan. Aaarrggghhhh!!!!!!!!!" ify marah-marah gak jelas

“fiuhhhhhhh......tapi untung deh itu Cuma mimpi, kalau sampai benaran bisa mati berdiri gue. Siapa sih tu cowok buluk!!! Main nyelonong masuk aja ke mimpi gue, pakai ngatain gue lebih nyeremin dari nenek sihir lagi. Udah kayak JELANGKUNG aja tu cowok, datang gak di jemput pulang gak di antar. Dasar cowok sialan!sialan!sialan! gara-gara tu cowok gue gagal deh jadi pacarnya logan. BT,BT,BT.........!" ify marah-marah sambil meninju-ninju boneka doraemonya yang tidak berdosa diatas tempat tidurnya


"WOI KAK! abis ya obat lo, ngapain lo marah-marah gaje kayak gitu. Pakai acara ninju-ninju boneka lagi. Dah berasa jadi preman lo sekarang!" Devapun masuk ke dalam kamar kakak tercintanya itu.

"masyaallah........kakak.......... Anarkis banget sih lo jadi cewek. Lo apain ni jam sampai bentuknya abstrak kayak gini. Ini jam lo yang ke 9 ya, yang lo ancurin dan lo mesti ingat lo beli jam ini masih ngutang sama gue. Ya tuhan......mengapa engkau anugrahkan kakak jelek+cungkring+gila sama hamba mu yang ganteng+imut dan maniz yang melebihi kim bum ini ya tuhan?" Deva masih terus berceloteh ria di kamar ify, sedangkan ify cengo melihat adeknya yang terus bernarsis ria di kamarnya


"WOI BELO!!!! Lo kalau mau do'a gak usah pakai acara narsis-narsisan segala dech. Berasa ganteng aja hidup lo. Gak nyadar apa tu mata mau keluar dari tempatnya" ify yang merasa risih atas tingkah adeknya itu, kembali tidur dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut tebal miliknya.


"kampret lo ka, Pagi-pagi udah ngata-ngatain gue lo. WOI.............bangun, Lo udah siap-siap belum? siang ini kita jadi pindahnya, cepatan lo packingnya, tar gue suruh mama sama papa buat ninggalin lo baru nyahok lo ” deva pun menarik selimut ify, agar kakaknya tersebut gak tidur lagi.


"Mampus dep, gue lupa kalau hari ini kita mau pindah." ify pun bangun dari tempat tidurnya dan mengobrak abrik kamarnya untuk mencari sesuatu.


"Lo cari apaan kak? Kok lo bukannya beres-beres, tapi malah ngeberantakin kamar lo sih"tanya deva yang bingung melihat tingkah ify

"Paspor gue lah, tar kalau paspor gue gak ada kan gue bisa ditangkap sama polisi"


"Buat apaan paspor lo, terus kenapa lo mesti ditangkap polisi kalau lo gak ada paspor?" tanya deva heran kepada kakaknya yang masih asyik mengobrak abrik kamarnya.


"dasar o’on ya lo, kita kan mau pindah ke amrik. Ya jadi gue harus bawa paspor gue lah" kata ify menjelaskan kepada deva yang bingung atas apa yang ia lakukan saat ini.


"hahahahahahahaha........................"Deva ngakak setan mendengar jawaban ify barusan.


"Woi setan bali! ngapain lo ketawa gaje gitu" tanya ify yang heran melihat adek tercintanya yang gak bisa berhenti ketawa. Ia melihat dirinya dari bawah sampai atas, untuk mengetahui apakah ada hal yang lucu pada dirinya yang membuat deva tertawa seperti orang kesetanan.


"Benaran gila ya lo kak. Amrik pala lo peang. Kita tu pindahnya ke jakarta dodol."


"hahhh................jadi kita bukan pindah ke amrik? Yah................batal deh gue jadi pacarnya logan. Kalau di indonesiakan logan gak bakalan tau kalau ada bidadari secantik gue." ify memasang muka memelas.


"Logan...logan...logan, NGAREP lo kak! Udah ahhh....... capek gue ngomong sama orag sarap kayak lo. Gue mau packing dulu dech. Bye..bye...kakak gue yang jelek." Deva mengambil bantal yang ada di kasur ify dan melemparkannya tepat ke wajah ify, setelah itu dia langsung kabur ke kamarnya.


“DEVAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA............................!!!!! Awas ya lo tar, kalau lo ketangkap sama gue, langsung gue lempar lo ke kolam buaya. Biar lo jadi santapan makan malam mereka” teriak ify murka



#########

ify dan keluarga pun segara membereskan barang-barang mereka untuk dibawa ke rumah baru mereka yang ada di jakarta. Setelah semuanya siap ify sekeluarga segera otw ke jakarta, ke kota di mana ify akan bersekolah, kota di mana ia dan keluarganya memulai kehidupan yang baru,dan ke kota yang mana dulu ia dan keluarganya pernah menetap untuk waktu yang cukup lama disana. Ify sekeluarga tiba di jakarta jam 16.00 WIB dan jam 18.00 WIB urusan beres-beres rumahpun telah selesai dilakukan. Setelah urusan bersih-bersih selesai, ify dan deva langsung ngacir ke kamar masing-masing yang ada di lantai 2. Dan pada Jam 19.00 WIB, ify dan keluarganya sibuk dengan urusannya masing-masing. Ify dan deva sedang menonton tv di ruang keluarga, mama mereka sedang sibuk di dapur untuk menyiapkan makan malam untuk keluarga tercinta, sementara sang papa sudah tiba di alam mimpinya karna ia kecapean.


"Dev, lo nonton apaan sich, gak mutu banget tontonan lo. Apa bagusnya coba sinetron siluman kayak gitu”

"Apaan sih lo kak! Sewot aja dech lo. Suka-suka gue dong mau nonton apaan. Orang gue nontonnya pakai mata gue bukan mata lo, kenapa lo yang sewot" ucap deva sewot, karna dia merasa terganggu oleh kehadiran ify.


"Yeee...ni setan bali, gue bilangin baik-baik malah marah-marah, nyebelin banget sih lo jadi adek" ifypun beranjak dari sofa & pergi menghampiri mamanya yang sedang menyiapkan makan malam di maja makan.


"Ma, ify sama deva sekolah dimana? Trus ify sama devanya kapan mulai sekolahnya? trus yang ngantar kesekolah barunya papa, atau pak oni (supir keluarga ify)?" tanya ify beruntun sama mamanya yang masih sibuk dengan aktifitasnya.


"yaampun ify, kamu nanya sama mama tanpa jeda kayak gitu, jadi binggung mama mau jawabnya.kamu mama masukkan ke sma Dharma Yudha sayang, kalau deva mama masukkan ke smp Dharma Yudha. Gak jauh dari sekolah kamu kok, sekolah deva sama kamu masih dalam satu lingkungan. Jadi kalian bisa pergi bareng kan. Besok kamu sama deva juga sudah mulai sekolah. tapi besok kamu diantar sama pak oni aja ya, papa gak bisa ngantar kalian ke sekolah barunya, soalnya besok papa ada meting di kantor."


"oke deh ma." jawab ify sambil tersenyum kepada sang mama



#########

Ting nong....ting nong...bel rmh ify berbunyi."sayang kamu bukaiin pintunya dong, mama lagi sibuk ni nyiapin makanan malam” suruh sang mama


"oke boss!" ifypun berlari menuju ruang tamu & membukakan pintu rumahnya.


"selamat ma.............” belum sempat orang tersebut menyelesaikan kalimatnya, ify sudah berteriak sangat keres.


"Aaaaaa...............MAMA.................ada JELANGKUNG bertamu ke rumah kita......................!" ify berteriak setelah ia melihat wujud sang tamu yang datang kerumahnya


Brukkk......!!!!! ify kembali menutup pintunya dengan sangat keras.


"Awwww.......jidat gue! Kenapa sih tu cewek, ada tamu bukannya di suruh masuk, malah teriak-teriak gaje gitu, terus apa coba maksudnya tu cewek ngebanting pintu kuat-kuat, kan jadinya ni pintu nyium jidat gue. SHITTT!!!! Pakai ngata-ngataiin gue JELANGKUNG lagi, cewek-cewek di sekolah aja pada klepek-klepek sama pesona gue. Nyari ribut kayaknya ni tetangga baru. Awas aja lo cewek gila, gue akan balas apa yang lo lakuin sama jidat gue." Kata cowok tersebut sambil mengelus-ngelus keningnya yang menjadi korban keganasan ify.


-----------------------------> apakah yang selanjutnya akan terjadi ?


##########################################################

Tidak ada komentar:

Posting Komentar