Tetttt.......tettt............, bel pertanda masuk sma Dharma Yudha tlah berbunyi. semua siswa yang awalnya memenuhi lapangan basket, kini satu persatu kembali ke kelasnya masing-masing.
"eh bro, udah bel tuh, balik ke kelas yuk" kata rio kepada alvin, gabriel dan cakka
"yuk dah, sebelum gue tambah emosi gara-gara ni cewek jadi-jadian" kata cakka sinis ke pada agni. cakkapun mengikuti rio dari belakang yang kemudian di susul oleh alvin dan gabriel.
"yeeee..........dikira gue gak emosi apa liat tampang loe yang sok kegantengan itu. balik ke kelas yuk guys" kata agni kepada teman-temannya. akhirnya rio cs dan ify cs kembali ke kelasnya masing-masing.
@kelas X_3
"anak-anak hari ini pak dave tidak bisa masuk, beliau ada urusan di kantor dinas. jadi pak dave titip pesan agar kalian belajar sendiri, tapi kalian jangan ribut, paham!" kata pak duta
"paham pak........." jawab anak-anak x_3 pada kompak (perasaan gak belajar-belajar dech)
"ya sudah, kalau gitu bapak tinggal dulu"
"eh...eh....fy,kok loe bisa kenal sama kak alvin sih. loe pacaran ya sama dia?" tanya shilla ke pada ify
"apa loe bilang, gue pacaran sama kak alvin?" ify kanget mendengar pertanyaan shilla barusan "hahahahahahaha.................., sakit perut gue dengar kata-kata loe barusan shil"
"yeee......ni anak ditanyain malah ketawa lagi. kesambet loe fy" kata agni sambil noyor kepala ify
''aw.....sakit begok!" kata ify sambil ngelus-ngelus kepalanya yang barusan di toyor sama agni.
" ya iyalah gue ketawa ngedengar omongan shilla barusan, masa gue dibilang pacaran sama kak alvin, secara gue sama dia saudaraan tau"
"WHAT! loe saudaraan sama mr. sipit galak itu. gi mana ceritanya?" tanya sivia histeris
"ye....nyantai aja omongongan loe vi. jadi nyokapnya kak alvin itu kakak dari nyokap gue"
"Ooooooooo............." kata sivia, shilla dan agni barengan
"nah sekarang giliran gue yang mau nanya sama loe loe pada. kalian musuhan ya sama kak alvin dkk"
"nah itu loe tau, kenapa pakai nanyak?"
" aduh via sayang.....please deh loe tu jadi anak jangan terlalu polos napa. maksud gue itu, kenapa loe semua bisa musuhan sama mereka. ayo dong ceritaiin sama gue?" rengek ify kayak anak kecil kepada ketiga sahabatnya
*flashback*
@sivia_alvin
"WOI!!! loe kalau jalan tu pakai mata dong!" teriak alvin kepada seorang siswi kelas x di kantin sma Dharma Yudha yang sukses membuat seluruh perhatian orang-orang di kantin tertuju pada alvin dan siswi tersebut
"duh kak, sorry....sorry,,,,,, aku benaran gak sengaja kak." kata gadis tersebut sambil berusaha membersihkan baju alvin yang terkena cipratan air minumnya.
"Arrrrrrggghhhh..........loe tu udah buat emosi gue naik tau gak loe! alvin terus saja memarahi gadis tersebut, gadis tersebutpun sudah ketakutan dan matanya mulai berkaca-kaca gara-gara alvin terus saja memaki-makinya di depan orang ramai. melihat hal itu, sivia menjadi geram dan ia segera menghampiri alvin
"heh loe budek ya! ni cewekkan udah minta ma'af, tapi kenapa loe masih marah-marahin dia sih. loe gak kasian ya sama dia."bentak sivia pada alvin
"heh apa urusannya sama loe!!! loe gak liat apa, ni cewek udah numpahin air ke seragam dan kamera gue!" kata alvin yang emosi, sambil menunjuk ke arah kamera SLRnya yang ia kalungkan di lehernya.
"hey tuan sipit yang gak punya rasa PRI KEMANUSIAAN. buka tu mata loe lebar-lebar, trus loe liat baik-baik, kamera loe kena airnya gak? loe jadi orang jangan berlebihan deh sama kamera murahan loe itu, kalau memang kamera loe rusak, biar gue ganti dengan yang baru!" kata sivia sambil memberikan penekanan di huruf yang di capslock
"apa loe bilang! gue berlebihan, loe gak tau seberapa pentingnya arti kamera ini bagi gue, seluruh uang yang loe punya bahkan nyawa yang loe punya juga gak sebanding nilainya dengan kamera gue"
"apa-apaan sih loe! loe kalau punya mulut tu di jaga ya!"geram via mendengar perkataan alvin barusan
"Diem loe!!! dasar cewek gak punya etika. gak pernah diajarin sopan santun ya loe sama bonyok loe di rumah." kata alvin
Byurrr.......sivia pun menyiram alvin dengan sebotol air mineral yang sedari tadi ia pegang.
"heh!!! loe jangan pernah sekali-kali ngeremehin nyokap sama bokap gue ya!"
"woi.....apa-apaan loe. loe udah bikin kamera gue tambah rusak tau gak loe!"
"bodok!" siviapun pergi meninggalkan alvin
"arrrrrgggh...... awas ya loe! gue bakal bikin perhitungan sama loe" gumam alvin
@shilla_gabriel
shilla sedang berlari di koridor sma Dharma Yudha. hari ini dia kesiangan, karna jam pertama adalah pelajarannya buk winda, jadinya ia buru-buru untuk sampai ke kelasnya. sangking paniknya, shilla gak melihat ada genangan air yang terdapat di koridor yang ia lewati.
BRUKKKKK......shilla pun jatuh dan tubuhnya sukses mendarat di lantai dengan keadaan tertelungkup, sebelah sepatunyapun terlepas dan mengenai kepala seseorang
"Aw....sepatu siapa ni. kurang kerjaan banget sih ni yang punya, nimpukin kepala gue pakai sepatu" kata gabriel sambil mencari-cari yang punya sepatu tersebut
"heh! gue yang punya tu sepatu, mau apa loe!" kata shilla emosi
"hahahahahahahaha......ngapain loe tengkurap di situ, belum puas tidur ya loe, sampai-sampai tu lantai loe anggap kasur" kata gabriel yang masih tertawa melihat shilla. shillapun jadi emosi mendengar kata-kata gabriel barusan
"heh waketos jelek, gak punya perasaan ya loe. ada orang jatuh bukannya di tolongin malah diketawain. gak pantas banget orang kayak loe nyandang jabatan sebagai wakil ketua osis. cepat sekarang loe minta ma'af sama gue!" kata shilla kepada gabriel
" eh loe tu sinting ya. seharusnya itu yang minta ma'af loe bukan gue. dan apa hak loe ngata-ngatain gue gak pantas jadi waketos. kalau gue gak pantas, trus siapa yang pantas nyandang jabatan jadi waketos, elo! jangan mimpi deh loe. jalan aja belum becus, udah sok-sok ngatain orang pula.
"arrrgggggh! pergi loe sana, bikin badmood gue aja loe!"maki shilla pada gabriel
"tanpa loe suruh pun gue juga bakalan pergi! ambil tu sepatu loe" kata gabriel sambil melemparkan sepatu shilla tadi ke tempat sampah, dan ia pun pergi meninggalkan shilla
"arrrgggh waketos brengsek! ngapain loe pakai lempar sepatu gue ke tempat sampah!" teriak shilla kepada gabriel.
"duh gi mana ni...... masa gue harus mungut tu sepatu sih, kan tu tempat sampah banyak kumannya. ah bodok deh, gue ke kelasnya nyeker aja deh. liat aja ya tu waketos. gue bakalan bikin dia nyesal udah berurusan sama yang namanya ashilla zahrantiara"
@cakka_agni
"cakka.....cakka......I LOVE U......" teriak anak-anak C-Luvers di lapangan basket
"eh....eh....ada apaan sih, kok pada ribut-ribut gini" tanya agni kepada seorang cewek
"itu, si cakka main basketnya keren banget. makanya semua anak-anak c-luvers pada histeris kayak gini" kata cewek tersebut
"mana sih yang namanya cakka, jadi penasaran deh gue mau liat permainannya" agnipun menerobos kerumunan fans-fansnya cakka, agar ia bisa malihat orang yang namanya begitu di agung-agungkan oleh kaumnya tersebut.
"ngekkkkk.....apanya yang keren coba permainan basket kayak gitu.mainnya jelek juga, bagusan permainan basket gue. perasaan tu cowok dari tadi cuma senyum-senyum sambil melambaikan tangannya aja deh” gumam agni.
“WOI LOE! jangan ngakunya pemain basket deh, kalau cara main loe kayak gitu. malu-maluin nama atlet basket aja loe" teriak agni pada cakka. mendengar hal itu, cakka pun langsung menghampiri agni
"eh loe jangan banyak ngomong deh, kalau loe emang hebat sekarang loe lawan gue. kita tanding basket one by one. siapa yang nyetak angka lebih banyak dalam waktu 15 menit dia yang menang. punya nyali gak loe nerima tantangan gue!"
"oke, siapa takut"
13 menitpun berlalu, dan sekarang agni memimpin dengan skor 9-8
"sialan ni cewek, ternyata dia jago banget main basketnya. mana waktunya tinggal 2 menit lagi. arrrgggggh..........shitt! ayo cakka mikirrrrrr....gimana tu bola bisa loe rebut dan nambah point loe. bisa jatuh ni harga diri gue di depan anak-anak c-luvers. masa iya cakka kawekas nuraga bisa kalah sama seorang cewek.arrrrgggggh.....gak. itu gak boleh terjadi" batin cakka.
"woi agni! resleting loe kebuka tuh!" teriak cakka pada agni
"hah!!!" mendengar perkataan cakka barusan, agnipun melepaskan bola basket dari pegangannya dan mencoba untuk membenarkan resleting roknya
"yes! rencana gue berhasil" batin cakka. cakka pun mengambil bola tersebut, dan tanpa basa-basi lagi, ia langsung mengeshot bola basket itu,dan dengan tembakan threepoint yang barusan ia lakukan, maka pertandingan cakka vs agni pun dimenangkan oleh cakka
"woi!!!! curang loe!" teriak agni emosi
"maksud loe?" kata cakka dengan masang tampang tanpa dosa di depan agni
"ngapain loe bohongin gue, pakai bilang resleting rok gue kebuka lagi. licik loe!
"hello cewek jadi-jadian. itu loenya aja yang begok main. alah bilang aja loe gak terima gue kalahin, iya kan?" cakkapun pergi meninggalkan agni dengan senyum penuh kemengangan
"awas ya loe! gue gak terima loe permaluin gue kayak gini" batin agni
*flashback end*
"hahahahahahah......lucu banget sih cerita loe pada" ifypun tertawa setelah mendengar cerita ke tiga sahabat barusan.
"yeeee.....senang ya loe liat kita-kita menderita ya fy" sivia, shilla dan agnipun noyor kepala ify
@kelas XI IPA 3
rio menceritakan dari awal sampai akhir bagaimana tragedi ia bisa kenal sama ify
"hahahahahahahaha....kasian amat sih idup loe bro. udah jidat loe kepentok pintu, trus disangka setan jelangkung lagi" kata cakka. Sementara alvin dan gabriel hanya bisa tertawa tanpa bisa memberikan komentar setelah mendengar cerita rio barusan
"sialan ya loe pada, bukannya prihatin sama gue, malah ngetawain gue loe bertiga. sobat macam apa loe"
"weits.....kalem bro. kita-kita kan gak ada maksud buat ngetawain loe. tapi ya mau gi mana lagi, ni mulut udah gak tahan buat ketawa, ya gak sob" kata alvin
"yo'i vin" kata gabriel dan cakka kompak
"woi vin. si ify pacar loe ya?" tanya gabriel pada alvin
"bukan dia saudara gue, nyokap gue kakaknya nyokap ify"
"Ooooo..... tapi kok kayaknya loe sayang banget sih sama dia" kata cakka
"hahahahahaha....ya dong. gue sayang banget sama dia. gue bakalan slalu jagain dia dan gak bakalan ngebiarin siapapun nyakitin dia, terutama sama playboy kayak loe cak"kata alvin sambil menunjuk ke arah alvin
"yahhhhh apin.....jadi maksud loe gue gak boleh gitu dekatin ify?"tanya cakka
"yepsssss 100 buat kepintaran loe barusan" kata alvin, cakka pun memanyunkan mulutnya dan sontak memancing ketawa rio, alvin dan gabriel.
*pulang sekolah*
"thanks ya shill, loe udah ngantarin gue sampai rumah"
"yeps....santai aja kali fy. gue balik dulu ya. sorry gak bisa mampir, soalnya gue buru-buru ni"
"oke, gak apa-apa, hati-hati di jalan ya" kata ify pada shilla, shilla pun segera menggas mobilnya meninggalkan rumah ify
"eh itu deva kan? napa tu anak, kok tampangnya sedih gitu sih" batin ify.
"dev loe kenapa?"tanyanya
"huaaaaaaaaaa.........kak ify........"devapun segera memeluk ify dan menangis dalam pelukan kakak tercintanya itu.
*bersambung.........*
------> wah si deva kenapa ya?
Kamis, 28 Oktober 2010
Cinta Sejati Untuk 4 Sahabat **Part 3**
okay kita langsung aja ke ceritanya "CEKIDOT"
“kak.......kakak......”panggil ify ke arah 4 cowok yang sedang istirahat di pinggir lapangan basket tersebut.
"huaaaaa.......kak alvin gue kangen banget sama loe" ify pun memeluk cowok yang bernama alvin tersebut tanpa mempedulikan orang-orang yang ada di lapangan basket itu, termasuk sohib-sohib barunya dan sohib-sohibnya alvin
"ify! Yaampun, gue juga kangen banget sama loe fy" alvinpun membalas pelukan ify. setelah selesai acara kangen-kangenannya, mereka berduapun melepaskan pelukannya.
"gila loe kak. sekarang kok loe makin ganteng aja sih, kalau deva liat loe pasti dia bakalan envy berat deh sama loe, kan dari dulu tu anak ngiri sama ketampanan loe" ucap ify menggebu-gebu kepada alvin
"hahahahaha.........loe paling bisa deh buat gue jadi salting. eh loe sekolah disini juga ya fy?" tanya alvin pada ify
"iya dong, kan gue sekeluarga sekarang udah pindah ke jakarta"
"wah....kok loe gak bilang-bilang sih. kalau oma sama ce tasya tau loe sekeluarga pindah ke jakarta mereka pasti senang banget"
"hahahaha......ma'af deh kak kalau gue pindahnya gak ngabar-ngabarin sama keluarga yang ada disini. kan keluarga gue pindahnya mendadak, gara-gara papa di pindahin tugas."
"tar loe main ke rumah ya fy"
"okay.....gampang di atur itu mah. tar sore gue sama deva bakalan main kerumah loe, gue juga dah kangen berat ni ma oma dan ce tasya"
"hahahaha......ok ok, gue tunggu loe tar sore"
"kacang goreng.....kacang goreng.....woi ada yang mau beli gak? harganya murah ni, 1 juta aja. kacang goreng,kacang goreng" teriak cakka dengan suara toanya karna dia udah BT di cuekin sama sahabatnya itu
"eh buset dah cak.....loe jualan kacang mahal amat, mana ada yang laku cakdut?" kata alvin sambil menoyor kepala cakka
"eh sipit! loe gak peka banget sih. maksud gue ngomong kayak gitu buat nyindir loe bedua tau gak. loe gak nyadar ya ni 1 sekolahan pada gempar sama sikap loe barusan, terutama noh fans-fans setia loe" kata cakka cambil menunjuk ke arah anak-anak alvinoszta yang sekarang dipenuhi dengan aura neraka, akibat cemburu berat ify di peluk sama alvin.
"lah....emang ada yang salah sama sikap gue barusan? gak ada kan?"
"aduh alvin......loe sekarang kok jadi telmi gini sih. maksud si cakka barusan.anak-anak 1 sekolahan pada heran kok loe bisa seramah dan seakrab itu sih sama cewek, apalagi loe ketawanya lepas banget tadi pas ngobrol sama ni cewek,kan aneh aja. kesannya seorang alvin sikapnya berubah 180 derajat dari cowok yang cuek abis menjadi cowok yang ramah banget" kata gabriel
"alah banyak bacot loe yel. macam lo gak aja" kata alvin membalas perkataan iel
"maksud loe?" tanya gabriel bingung
"iya, loe kan bisa berubah dari seorang gabriel yang ramah menjadi gabriel yang galak dan kerjaannya suka marah-marah gaje kalau udah berurusan sama yang namanya ashilla zahrantiara" kata alvin sambil memandang ke arah shilla
"sialan loe vin.kenapa sekarang jadi gue yang loe sindir"
"ya udah deh, dari pada kita jadinya berantem, mending sekarang loe semua gue kanalin sama ify. fy kenalin ini sohib-sohib terbaik gue" kata alvin memperkenalkan ketiga sahabatnya kepada ify
"hallo ify cantik......perkenalkan nama gue cakka kawekas nuraga, orang paling ganteng, paling baik, paling keren bahkan jastin bieber aja lewat" kata cakka kepada ify sambil memperlihatkan senyuman mautnya
"oh.....hy juga kak cakka" kata ify sambil senyum."gila ni sohibnya kak alvin. ganteng-ganteng tapi narsisnya buehh......gak ketulungan deh" batin ify
"eh playboy gila! loe jangan tebar pesona ya sama ify. gue bogem loe ntar!" ancam alvin pada cakka sambil noyor kepalanya si cakka
"eh china blangsak! loe kira kepala gue apaan. dari tadi seenak udel loe noyor-noyor kepala gue"
"udah fy, loe jangan peduliin sohib gue yang satu ini. dia memang rada-rada gila. oh ya fy....ni kenalin sahabat gue yang lain, namanya gabriel" kata alvin sambil merangkul gabriel
"hallo fy...senang bisa kenalan sama loe" kata gabriel sambil menjulurkan tangannya kepada ify
"hy juga kak iyel, gue juga senang bisa kenalan sama loe kak" kata ify sambil membalas uluran tangan gabriel
"nah kalau yang ini, namanya mario stevano aditya haling yang pernah gue ceritain sama loe ditelfon dulu" alvinpun memperkenalkan rio kepada ify
"hah.....loe! kok loe ada di sini sih. loe ngikutin gue ya?" kata ify yang shock gara-gara ia baru menyadari kehadiran rio. soalnya dia tadi terlalu sibuk memperhatikan perdebatan yang terjadi antara alvin dan cakka
"eh neng....dari mana aja loe, kok baru sadar gue ada disini. apa kata loe, gue ngikutin loe.......NAJIS tau gak!" kata rio sambil memberi penekanan pada huruf yang di capslock
"ya iyalah gue gak liat loe, loenya aja item gitu, gak keliatan tau. malah gue sangka loe tadi baju melayang karna sangking gak nampaknya wujud loe" kata ify gak kalah nyolot dari rio
"eh buset ni anak! nampaknya mau cari ribut ni sama gue. eh nensi, siapa loe ngata-ngatain gue item" kata rio emosi
"woi nama gue tu ify tau, bukan nensi. loe budek ya"
"so, gue peduli gitu sama nama loe. Yang jelas, gue tau loe itu nensi, alias nenek sihir"kata rio ketus
"sialan loe item, pakai ngata-ngatain gue nenek sihir lagi. dasar loe jelangkung jelek!"
"nensi galak"
"baju melayang"
"lo pikir gue setan!!!?"
"emang.baru nyadar lo.kasian banget sih idup lo"
"dasar maling"
"eh....ngapai loe pakai kata-katain gue maling. loe tu yang maling, nama belakang loe kan ada kata malingnya"
"enak aja loe ngomong. nama belakang gue tu haling bukan maling begok. loe tu yang maling, gigi loe aja pakai di kawat-kawat kayak gitu, apalagi kalau bukan maling namanya!"
"kawat...kawat....! ini namanya behel tau. dasar jelangkung norak"
"loe kampungan"balas rio karna ia tidak terima dikatain norak
"loe yang kampungan"
"loe"
"loe"
"loe"
"loe"
"loe"
"STOP!!!!!!! sakit telinga gue dengar bacot loe berdua" teriak alvin
"dia duluan nih kak yang ngajakin ribut gue" ify langsung kicep dengar alvin mara-marah. dari dulu ify memang takut kalau alvin udah marah.
"yo...loe udah kenal sama ify?" tanya alvin pada rio
"tar deh gue ceritain, kenapa gue bisa kenal sama ni anak rese"
"udah de yo....loe jangan mulai lagi.tar kalau ketaun sama guru BP kita semua bisa kena hukum" kata gabriel menengahi
“Dengarin tuh kata kak gabriel” kata ify membenarkan kata gabriel barusan.
"eh iya kak, kenalin nih sohib-sohib baru gue. via,shilla,agni kenalin ini kak alvin dan sohih-sohibnya"
sivia, shilla, dan agni hanya diam saja dan tidak menghiraukan perkataan ify barusan, mereka bertiga hanya menatap alvin, gabriel, dan cakka dengan aura kebencian. begitu juga dengan alvin dkk.
"eh buset dah, kok pada diem aja, salaman dong?" kata ify kepada sivia, shilla, agni, alvin, gabriel, dan cakka
"GAK SUDI KITA SALAMAN SAMA MEREKA" kata sivia, shilla, agni, alvin, gabriel, dan cakka kompak. ify hanya bisa cengo melihat reaksi sahat-sahabatnya itu
"sebenarnya mereka semua kenapa sih" batin ify
*bersambung.........*
“kak.......kakak......”panggil ify ke arah 4 cowok yang sedang istirahat di pinggir lapangan basket tersebut.
"huaaaaa.......kak alvin gue kangen banget sama loe" ify pun memeluk cowok yang bernama alvin tersebut tanpa mempedulikan orang-orang yang ada di lapangan basket itu, termasuk sohib-sohib barunya dan sohib-sohibnya alvin
"ify! Yaampun, gue juga kangen banget sama loe fy" alvinpun membalas pelukan ify. setelah selesai acara kangen-kangenannya, mereka berduapun melepaskan pelukannya.
"gila loe kak. sekarang kok loe makin ganteng aja sih, kalau deva liat loe pasti dia bakalan envy berat deh sama loe, kan dari dulu tu anak ngiri sama ketampanan loe" ucap ify menggebu-gebu kepada alvin
"hahahahaha.........loe paling bisa deh buat gue jadi salting. eh loe sekolah disini juga ya fy?" tanya alvin pada ify
"iya dong, kan gue sekeluarga sekarang udah pindah ke jakarta"
"wah....kok loe gak bilang-bilang sih. kalau oma sama ce tasya tau loe sekeluarga pindah ke jakarta mereka pasti senang banget"
"hahahaha......ma'af deh kak kalau gue pindahnya gak ngabar-ngabarin sama keluarga yang ada disini. kan keluarga gue pindahnya mendadak, gara-gara papa di pindahin tugas."
"tar loe main ke rumah ya fy"
"okay.....gampang di atur itu mah. tar sore gue sama deva bakalan main kerumah loe, gue juga dah kangen berat ni ma oma dan ce tasya"
"hahahaha......ok ok, gue tunggu loe tar sore"
"kacang goreng.....kacang goreng.....woi ada yang mau beli gak? harganya murah ni, 1 juta aja. kacang goreng,kacang goreng" teriak cakka dengan suara toanya karna dia udah BT di cuekin sama sahabatnya itu
"eh buset dah cak.....loe jualan kacang mahal amat, mana ada yang laku cakdut?" kata alvin sambil menoyor kepala cakka
"eh sipit! loe gak peka banget sih. maksud gue ngomong kayak gitu buat nyindir loe bedua tau gak. loe gak nyadar ya ni 1 sekolahan pada gempar sama sikap loe barusan, terutama noh fans-fans setia loe" kata cakka cambil menunjuk ke arah anak-anak alvinoszta yang sekarang dipenuhi dengan aura neraka, akibat cemburu berat ify di peluk sama alvin.
"lah....emang ada yang salah sama sikap gue barusan? gak ada kan?"
"aduh alvin......loe sekarang kok jadi telmi gini sih. maksud si cakka barusan.anak-anak 1 sekolahan pada heran kok loe bisa seramah dan seakrab itu sih sama cewek, apalagi loe ketawanya lepas banget tadi pas ngobrol sama ni cewek,kan aneh aja. kesannya seorang alvin sikapnya berubah 180 derajat dari cowok yang cuek abis menjadi cowok yang ramah banget" kata gabriel
"alah banyak bacot loe yel. macam lo gak aja" kata alvin membalas perkataan iel
"maksud loe?" tanya gabriel bingung
"iya, loe kan bisa berubah dari seorang gabriel yang ramah menjadi gabriel yang galak dan kerjaannya suka marah-marah gaje kalau udah berurusan sama yang namanya ashilla zahrantiara" kata alvin sambil memandang ke arah shilla
"sialan loe vin.kenapa sekarang jadi gue yang loe sindir"
"ya udah deh, dari pada kita jadinya berantem, mending sekarang loe semua gue kanalin sama ify. fy kenalin ini sohib-sohib terbaik gue" kata alvin memperkenalkan ketiga sahabatnya kepada ify
"hallo ify cantik......perkenalkan nama gue cakka kawekas nuraga, orang paling ganteng, paling baik, paling keren bahkan jastin bieber aja lewat" kata cakka kepada ify sambil memperlihatkan senyuman mautnya
"oh.....hy juga kak cakka" kata ify sambil senyum."gila ni sohibnya kak alvin. ganteng-ganteng tapi narsisnya buehh......gak ketulungan deh" batin ify
"eh playboy gila! loe jangan tebar pesona ya sama ify. gue bogem loe ntar!" ancam alvin pada cakka sambil noyor kepalanya si cakka
"eh china blangsak! loe kira kepala gue apaan. dari tadi seenak udel loe noyor-noyor kepala gue"
"udah fy, loe jangan peduliin sohib gue yang satu ini. dia memang rada-rada gila. oh ya fy....ni kenalin sahabat gue yang lain, namanya gabriel" kata alvin sambil merangkul gabriel
"hallo fy...senang bisa kenalan sama loe" kata gabriel sambil menjulurkan tangannya kepada ify
"hy juga kak iyel, gue juga senang bisa kenalan sama loe kak" kata ify sambil membalas uluran tangan gabriel
"nah kalau yang ini, namanya mario stevano aditya haling yang pernah gue ceritain sama loe ditelfon dulu" alvinpun memperkenalkan rio kepada ify
"hah.....loe! kok loe ada di sini sih. loe ngikutin gue ya?" kata ify yang shock gara-gara ia baru menyadari kehadiran rio. soalnya dia tadi terlalu sibuk memperhatikan perdebatan yang terjadi antara alvin dan cakka
"eh neng....dari mana aja loe, kok baru sadar gue ada disini. apa kata loe, gue ngikutin loe.......NAJIS tau gak!" kata rio sambil memberi penekanan pada huruf yang di capslock
"ya iyalah gue gak liat loe, loenya aja item gitu, gak keliatan tau. malah gue sangka loe tadi baju melayang karna sangking gak nampaknya wujud loe" kata ify gak kalah nyolot dari rio
"eh buset ni anak! nampaknya mau cari ribut ni sama gue. eh nensi, siapa loe ngata-ngatain gue item" kata rio emosi
"woi nama gue tu ify tau, bukan nensi. loe budek ya"
"so, gue peduli gitu sama nama loe. Yang jelas, gue tau loe itu nensi, alias nenek sihir"kata rio ketus
"sialan loe item, pakai ngata-ngatain gue nenek sihir lagi. dasar loe jelangkung jelek!"
"nensi galak"
"baju melayang"
"lo pikir gue setan!!!?"
"emang.baru nyadar lo.kasian banget sih idup lo"
"dasar maling"
"eh....ngapai loe pakai kata-katain gue maling. loe tu yang maling, nama belakang loe kan ada kata malingnya"
"enak aja loe ngomong. nama belakang gue tu haling bukan maling begok. loe tu yang maling, gigi loe aja pakai di kawat-kawat kayak gitu, apalagi kalau bukan maling namanya!"
"kawat...kawat....! ini namanya behel tau. dasar jelangkung norak"
"loe kampungan"balas rio karna ia tidak terima dikatain norak
"loe yang kampungan"
"loe"
"loe"
"loe"
"loe"
"loe"
"STOP!!!!!!! sakit telinga gue dengar bacot loe berdua" teriak alvin
"dia duluan nih kak yang ngajakin ribut gue" ify langsung kicep dengar alvin mara-marah. dari dulu ify memang takut kalau alvin udah marah.
"yo...loe udah kenal sama ify?" tanya alvin pada rio
"tar deh gue ceritain, kenapa gue bisa kenal sama ni anak rese"
"udah de yo....loe jangan mulai lagi.tar kalau ketaun sama guru BP kita semua bisa kena hukum" kata gabriel menengahi
“Dengarin tuh kata kak gabriel” kata ify membenarkan kata gabriel barusan.
"eh iya kak, kenalin nih sohib-sohib baru gue. via,shilla,agni kenalin ini kak alvin dan sohih-sohibnya"
sivia, shilla, dan agni hanya diam saja dan tidak menghiraukan perkataan ify barusan, mereka bertiga hanya menatap alvin, gabriel, dan cakka dengan aura kebencian. begitu juga dengan alvin dkk.
"eh buset dah, kok pada diem aja, salaman dong?" kata ify kepada sivia, shilla, agni, alvin, gabriel, dan cakka
"GAK SUDI KITA SALAMAN SAMA MEREKA" kata sivia, shilla, agni, alvin, gabriel, dan cakka kompak. ify hanya bisa cengo melihat reaksi sahat-sahabatnya itu
"sebenarnya mereka semua kenapa sih" batin ify
*bersambung.........*
Langganan:
Postingan (Atom)