okay kita langsung aja ke ceritanya "CEKIDOT"
“kak.......kakak......”panggil ify ke arah 4 cowok yang sedang istirahat di pinggir lapangan basket tersebut.
"huaaaaa.......kak alvin gue kangen banget sama loe" ify pun memeluk cowok yang bernama alvin tersebut tanpa mempedulikan orang-orang yang ada di lapangan basket itu, termasuk sohib-sohib barunya dan sohib-sohibnya alvin
"ify! Yaampun, gue juga kangen banget sama loe fy" alvinpun membalas pelukan ify. setelah selesai acara kangen-kangenannya, mereka berduapun melepaskan pelukannya.
"gila loe kak. sekarang kok loe makin ganteng aja sih, kalau deva liat loe pasti dia bakalan envy berat deh sama loe, kan dari dulu tu anak ngiri sama ketampanan loe" ucap ify menggebu-gebu kepada alvin
"hahahahaha.........loe paling bisa deh buat gue jadi salting. eh loe sekolah disini juga ya fy?" tanya alvin pada ify
"iya dong, kan gue sekeluarga sekarang udah pindah ke jakarta"
"wah....kok loe gak bilang-bilang sih. kalau oma sama ce tasya tau loe sekeluarga pindah ke jakarta mereka pasti senang banget"
"hahahaha......ma'af deh kak kalau gue pindahnya gak ngabar-ngabarin sama keluarga yang ada disini. kan keluarga gue pindahnya mendadak, gara-gara papa di pindahin tugas."
"tar loe main ke rumah ya fy"
"okay.....gampang di atur itu mah. tar sore gue sama deva bakalan main kerumah loe, gue juga dah kangen berat ni ma oma dan ce tasya"
"hahahaha......ok ok, gue tunggu loe tar sore"
"kacang goreng.....kacang goreng.....woi ada yang mau beli gak? harganya murah ni, 1 juta aja. kacang goreng,kacang goreng" teriak cakka dengan suara toanya karna dia udah BT di cuekin sama sahabatnya itu
"eh buset dah cak.....loe jualan kacang mahal amat, mana ada yang laku cakdut?" kata alvin sambil menoyor kepala cakka
"eh sipit! loe gak peka banget sih. maksud gue ngomong kayak gitu buat nyindir loe bedua tau gak. loe gak nyadar ya ni 1 sekolahan pada gempar sama sikap loe barusan, terutama noh fans-fans setia loe" kata cakka cambil menunjuk ke arah anak-anak alvinoszta yang sekarang dipenuhi dengan aura neraka, akibat cemburu berat ify di peluk sama alvin.
"lah....emang ada yang salah sama sikap gue barusan? gak ada kan?"
"aduh alvin......loe sekarang kok jadi telmi gini sih. maksud si cakka barusan.anak-anak 1 sekolahan pada heran kok loe bisa seramah dan seakrab itu sih sama cewek, apalagi loe ketawanya lepas banget tadi pas ngobrol sama ni cewek,kan aneh aja. kesannya seorang alvin sikapnya berubah 180 derajat dari cowok yang cuek abis menjadi cowok yang ramah banget" kata gabriel
"alah banyak bacot loe yel. macam lo gak aja" kata alvin membalas perkataan iel
"maksud loe?" tanya gabriel bingung
"iya, loe kan bisa berubah dari seorang gabriel yang ramah menjadi gabriel yang galak dan kerjaannya suka marah-marah gaje kalau udah berurusan sama yang namanya ashilla zahrantiara" kata alvin sambil memandang ke arah shilla
"sialan loe vin.kenapa sekarang jadi gue yang loe sindir"
"ya udah deh, dari pada kita jadinya berantem, mending sekarang loe semua gue kanalin sama ify. fy kenalin ini sohib-sohib terbaik gue" kata alvin memperkenalkan ketiga sahabatnya kepada ify
"hallo ify cantik......perkenalkan nama gue cakka kawekas nuraga, orang paling ganteng, paling baik, paling keren bahkan jastin bieber aja lewat" kata cakka kepada ify sambil memperlihatkan senyuman mautnya
"oh.....hy juga kak cakka" kata ify sambil senyum."gila ni sohibnya kak alvin. ganteng-ganteng tapi narsisnya buehh......gak ketulungan deh" batin ify
"eh playboy gila! loe jangan tebar pesona ya sama ify. gue bogem loe ntar!" ancam alvin pada cakka sambil noyor kepalanya si cakka
"eh china blangsak! loe kira kepala gue apaan. dari tadi seenak udel loe noyor-noyor kepala gue"
"udah fy, loe jangan peduliin sohib gue yang satu ini. dia memang rada-rada gila. oh ya fy....ni kenalin sahabat gue yang lain, namanya gabriel" kata alvin sambil merangkul gabriel
"hallo fy...senang bisa kenalan sama loe" kata gabriel sambil menjulurkan tangannya kepada ify
"hy juga kak iyel, gue juga senang bisa kenalan sama loe kak" kata ify sambil membalas uluran tangan gabriel
"nah kalau yang ini, namanya mario stevano aditya haling yang pernah gue ceritain sama loe ditelfon dulu" alvinpun memperkenalkan rio kepada ify
"hah.....loe! kok loe ada di sini sih. loe ngikutin gue ya?" kata ify yang shock gara-gara ia baru menyadari kehadiran rio. soalnya dia tadi terlalu sibuk memperhatikan perdebatan yang terjadi antara alvin dan cakka
"eh neng....dari mana aja loe, kok baru sadar gue ada disini. apa kata loe, gue ngikutin loe.......NAJIS tau gak!" kata rio sambil memberi penekanan pada huruf yang di capslock
"ya iyalah gue gak liat loe, loenya aja item gitu, gak keliatan tau. malah gue sangka loe tadi baju melayang karna sangking gak nampaknya wujud loe" kata ify gak kalah nyolot dari rio
"eh buset ni anak! nampaknya mau cari ribut ni sama gue. eh nensi, siapa loe ngata-ngatain gue item" kata rio emosi
"woi nama gue tu ify tau, bukan nensi. loe budek ya"
"so, gue peduli gitu sama nama loe. Yang jelas, gue tau loe itu nensi, alias nenek sihir"kata rio ketus
"sialan loe item, pakai ngata-ngatain gue nenek sihir lagi. dasar loe jelangkung jelek!"
"nensi galak"
"baju melayang"
"lo pikir gue setan!!!?"
"emang.baru nyadar lo.kasian banget sih idup lo"
"dasar maling"
"eh....ngapai loe pakai kata-katain gue maling. loe tu yang maling, nama belakang loe kan ada kata malingnya"
"enak aja loe ngomong. nama belakang gue tu haling bukan maling begok. loe tu yang maling, gigi loe aja pakai di kawat-kawat kayak gitu, apalagi kalau bukan maling namanya!"
"kawat...kawat....! ini namanya behel tau. dasar jelangkung norak"
"loe kampungan"balas rio karna ia tidak terima dikatain norak
"loe yang kampungan"
"loe"
"loe"
"loe"
"loe"
"loe"
"STOP!!!!!!! sakit telinga gue dengar bacot loe berdua" teriak alvin
"dia duluan nih kak yang ngajakin ribut gue" ify langsung kicep dengar alvin mara-marah. dari dulu ify memang takut kalau alvin udah marah.
"yo...loe udah kenal sama ify?" tanya alvin pada rio
"tar deh gue ceritain, kenapa gue bisa kenal sama ni anak rese"
"udah de yo....loe jangan mulai lagi.tar kalau ketaun sama guru BP kita semua bisa kena hukum" kata gabriel menengahi
“Dengarin tuh kata kak gabriel” kata ify membenarkan kata gabriel barusan.
"eh iya kak, kenalin nih sohib-sohib baru gue. via,shilla,agni kenalin ini kak alvin dan sohih-sohibnya"
sivia, shilla, dan agni hanya diam saja dan tidak menghiraukan perkataan ify barusan, mereka bertiga hanya menatap alvin, gabriel, dan cakka dengan aura kebencian. begitu juga dengan alvin dkk.
"eh buset dah, kok pada diem aja, salaman dong?" kata ify kepada sivia, shilla, agni, alvin, gabriel, dan cakka
"GAK SUDI KITA SALAMAN SAMA MEREKA" kata sivia, shilla, agni, alvin, gabriel, dan cakka kompak. ify hanya bisa cengo melihat reaksi sahat-sahabatnya itu
"sebenarnya mereka semua kenapa sih" batin ify
*bersambung.........*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar