Rabu, 15 Juni 2011

Cinta Sejati Untuk 4 Sahabat Part 15

“berdiri! Gue belum bilang selesaikan !!!?” perintah alvin pada rio,gabriel,cakka dan lintar yang kini duduk asal-asalan di tengah lapangan basket sambil mangatur nafas masing-masing.

“lo mau bunuh kita semua!!? Kalau ia,bukan gini caranya! Sejak pulang sekolah tadi,kita semua langsung latihan sampai sekarang tanpa istirahat sedetikpun! Lo pikir kita robot apa!” cakka emosi menghadapi sikap alvin yang begitu otoriter hari ini.cakka heran,mengapa sikap alvin begitu aneh hari ini.dia tau dengan jelas kalau alvin bukan tipe orang yang memaksakan orang lain untuk mengikuti apa yang ia mau.tapi saat ini,alvin begitu keras dan ia terlalu memaksakan kehendaknya pada dirinya dan teman-temannya

“gue gak tau udah berapa jam kita habiskan waktu dilapangan ini.yang gue tau,latihan hari ini benar-benar udah menguras semua tenaga gue.cukup buat latihan hari ini! gue udah gak sanggup lagi main” dengan susah payah,lintar mengakhiri kalimatnya dengan nafas terengah-engah.

“lo siapa berani ngomong gitu ke gue! Disini gue kaptennya! Bukan lo!” bentak alvin pada lintar

“kalau lo Cuma punya tenaga,tapi gak punya otak,percuma! Gak pantes lo jadi kapten!” kata cakka emosi.

Alvin menghela nafasnya dengan berat “kalau lo semua memang gak ingin meneruskan latihan ini,gue bisa sendiri.”

Alvin kembali mendribel bola orange yang ada ditangannya.berkali-kali ia mencoba memasukkan si kulit bundar itu ke dalam ring,berkali-kali pula lemparannya itu meleset.si kulit bundar orange itu terus-terusan membentur pinggir ring dengan sangat keras.bila saja si kulit bundar itu bisa merbicara dan mempunyai kaki,pasti dia akan mengumpat alvin dengan berbagai sumpah serapah dan segera pergi untuk menyelamatkan diri.

“itu anak niatnya main atau bikin rusak sih.yang ada,dia bukan masukin bola kedalam ring tapi, masukin nama kita semua ke dalam buku pelanggaran siswa” gabriel hanya menatap pasrah ke arah alvin.ia berharap,ring dan bola basket itu bisa bertahan meskipun berkali-kali mendapatkan perlakuan yang tak mengenakkan dari alvin

“tu anak suasana hatinya lagi gak baik.biarin aja dia berbuat sesuka hatinya.mungkin dengan cara begini,dia bisa merasa sedikit lebih baikan.kalau yang lo khawatiri itu benar-benar terjadi,jangan lo ambil pusing.anggap saja itu bentuk pengorbanan kita buat dia.sekali-sekali berkorban demi sahabat sendiri gak masalahkan.”rio memandang iel tersenyum

Lintar melirik arloji yang ada di tangan kirinya,lalu menoleh ke arah rio,gabriel dan cakka “udah sore nih,gue mesti balik.kalau setengah jam lagi gue belum sampai rumah.bisa dipastikan kalau nama gue bakalan dicoret dari daftar warisan keluarga.”

cakka langsung menoyor kepala lintar “dasar matre lo”

lintar mengusap-ngusap kepalanya yang ditoyor oleh cakka tadi“gue bukan matre cakk.gue Cuma gak rela aja kalau hak waris gue akan harta bokap-nyokap gue hilang karna gue telat pulang.yaudah deh,gue balik ya” lintar membereskan semua barang-barangnya
“alvin”panggil lintar.merasa namanya dipanggil,alvin menghentikan sejenak permainan brutalnya dan menatap kearah lintar.
“gue mesti balik.imerjensi banget nih soalnya.gue cabut ya bro,sorry....” lintar segera menuju parkiran untuk mengambil motor miliknya.

Setelah kepergian lintar,alvin langsung menghampiri ketiga sahabatnya “mana hp lo!!? gue pinjem bentar!” alvin meminjam hp milik cakka dengan paksa

“mau ngapain lo sama hp gue?” tanya cakka heran

“nanti lo sendiri juga tau.siniin hp lo.cepatttt!!!!”

“iya..iya...bentar.minjam tapi maksa,pakai acara ngebentak lagi” gerutu cakka.cakka segera memberikan hp nya pada alvin

Setelah cakka memberikan hp nya pada alvin.alvin segera menghubungi salah satu kontak yang tertera pada layar hp cakka.

“gue tantang lo buat tanding sekarang ditempat biasa.kalau lo gak datang,berarti lo pengecut!” alvin segera memutuskan sambungan telfonnya.rio,gabriel dan cakka saling pandang satu sama lain.mereka tidak tau siapa orang yang baru saja dihubungi oleh alvin.yang jelas, pembicaraan alvin barusan terdengar sangat serius.

“kak alvin” panggil ify pada alvin. Ify segera menghampiri alvin yang ada di lapangan basket.

Melihat ify berjalan ke arahnya,alvin memutuskan untuk segera pergi.jujur,saat ini alvin tidak ingin bertemu dengan ify.

“gue cabut” alvin melemparkan bola basket yang ada ditangan kirinya pada rio,lalu ia mengembalikan hp milik cakka “nih hp lo”

Alvin memasukkan semua barang miliknya asal-asallan ke dalam tas.lalu ia segera pergi sebelum ify tiba di lapangan basket.melihat sosok alvin yang pergi setelah melihat kehadiran dirinya,ify merasa kecewa dan sedih. Sekarang ia telah berada di lapangan basket,berdiri tepat di posisi alvin tadi.

“lo kenapa sih kak? Apa salah gue sama lo? kenapa lo ngehindar dari gue.gue mohon lo bilang apa salah gue sama lo? jangan bersikap kayak gini sama gue.gue minta maaf kalau gue ngelakuin sesuatu yang buat lo marah sama gue.tapi please....jangan hukum gue kayak gini kak” air mata ify turun bersamaan dengan rentetan pertanyaan yang terlontar dari mulutnya

“lo ribut sama alvin fy?” tanya gabriel lembut.tak ada jawaban dari ify,ia hanya menggelengkan kepalanya.

“lo jangan nangis ya.gue yakin alvin gak akan selamanya bersikap dingin kayak gini ke elo.lo kan tau seberapa sayangnya alvin sama lo.” cakka berusaha menenangkan gadis yang ada dihadapannya kini

“apa yang dibilang cakka benar.nanti alvin akan kembali seperti alvin yang dulu.ini Cuma masalah waktu fy.lo yang sabar ya” ucap gabriel

“tapi kak....sebelumnya kak alvin gak pernah bersikap kayak gini sama gue.dia yang selalu berdiri paling depan saat gue ada masalah,saat gue sedih.tapi sekarang..........” ify ngak sanggup lagi untuk melanjutkan kata-katanya.

“lo yang sabar ya.....” gabriel memeluk ify,ia berusaha untuk menenangkan gadis yang sangat disayang oleh sahabatnya itu

Saat cakka mengecek panggilan keluar dari hp nya,ia langsung kaget begitu mengetahui nomor siapa yang baru saja dihubungi oleh alvin

“gawat! Kita harus nyusul alvin sekarang juga!” cakka menatap panik pada rio dan gabriel.melihat reaksi cakka,rio langsung merebut hp yang ada di tangan cakka.gabrielpun melepaskan pelukannya pada ify dan ia segera menghampiri rio,mencari tau apa yang membuat cakka begitu panik saat melihat hp nya

“sial!!! Ni anak benar-benar nyusahin.cabut sekarang! Kita ngak punya waktu lagi” rio,gabriel,cakka mengemasi barang-barangnya secepat mungkin.

“kak cakka,ada apa dengan kak alvin?” tanya ify pada cakka

“gue ngak bisa cerita sekarang sama lo fy.tapi gue janji sama lo,gue akan pastiin alvin bakalan hadir di pesta yang lo buat untuk dia nanti malam.lo pulang sekarang ya, lo kan mesti siap-siap” cakka tersenyum pada ify

“tapi kak.....”

“ify...lo jangan khawatir.lo bisa pegang janji gue” cakka berusaha menenangkan ify.cakka bisa merasakan ketakutan pada gadis itu,saat ia memegang kedua bahu ify yang bergetar.

“gak usah banyak dialog! Masih bisa ya lo ngegombal di situasi penting kayak gini” rio langsung menarik kerah baju seragam cakka,dan menyeretnya ke parkiran.cakka hanya bisa pasrah saat rio menarik bajunya.saat berada di parkiran.ketiga cowok itu langsung menaiki motor masing-masing dan bergegas pergi menyusul alvin.

+++++++++

“Sial!!! Kita telat” geram iel.

“patton. Sini lo” panggil cakka pada cowok tinggi berkulit gelap

Orang yang bernama patton itupun menghampiri cakka “kenapa boss?”

“apa taruhan yang diajukan sion ke teman gue?”

“free.....”

“maksud lo?” cakka merasakan sesuatu yang tidak beres saat patton mengucapkan 1 kata itu.

“ya free.....bebas.bebas dari taruhan dan.......”patton menghentikan ucapannya sejenak

“dan apa! Lo kalau ngomong yang jelas! Jangan pancing emosi gue!”

“dan mereka juga bebas melakukan hal apa saja untuk menjadi pemenangnya.termasuk bebas untuk berbuat curang.lo kan tau sendiri bos, gimana liciknya sion itu”

“sion brengsek!!!! Gue gak bisa berdiam diri kayak gini.gue ngak akan ngebiarin sion nyelakain sobat gue” cakka berniat untuk menyusul alvin dan sion.ia ingin menghentikan pertandingan antara alvin dan sion.namun rencana cakka tersebut segera di cegah oleh rio

“lo mau kemana? Nyusulin mereka?”

“bukan! Gue mau nantang lo balap juga! Yaiyalah gue mau nyusul mereka.gue harus hentikan pertandingan ini.kalau ngak,alvin bisa celaka”

“emang lo akan bisa nyusul mereka? Mereka udah jauh cakk.meskipun lo pacu kecepatan motor lo dengan maksimal,gue yakin itu percuma.jangan melakukan hal yang sia-sia.mending sekarang lo bersikap seperti anak baik,duduk manis disini dan diam”

“yang di bilang rio benar.kita percaya aja sama alvin.dia bukan orang bodoh yang dengan gampangnya bisa celaka oleh rencana-rencana rendahan sion keparat itu.dalam hal ini,lo sama alvin gak beda jauhkan” gabriel memberikan pengertian pada cakka

Dengan perasaan kesal yang ditahan,cakka mengurungkan niatnya untuk menyusul alvin dan sion “ hufftt....gue Cuma berharap tu anak bisa kembali kesini dengan keadaan tulang-tulang yang masih utuh melekat pada tubuhnya. Dan gue berharap gue bisa nepatin janji gue ke ify”

“berisik!!!!!” ucap rio dingin

Aktivitas menunggu lebih kurang 20 menit yang dilakukan oleh ketiga pentolon sma dharma yudha tersebut di salah satu sirkuit balapan liar yang ada di kota jakarta,akhirnya berakhir. Kini ke tiga cowok tampan tersebut bisa bernafas lega begitu motor alvin melesat seperti angin di garis finish,menghantarkan cowok tampan bermata sipit itu sebagai juaranya.alvinpun melepaskan helm fullfacenya.ketiga sahabatnya yang sedari tadi menunggu kedatangan dirinya,langsung menghampiri.saat alvin melihat reaksi ketiga sahabatnya itu saat menghampirinya,alvin tau,kalau ke tiga sahabatnya itu ingin meminta penjelasan atas apa yang ia lakukan tadi.namun alvin segera memberi isyarat melalui acungan telunjuk tangan kanannya kepada ketiga sahabatnya itu untuk diam sejenak.alvin segera mengalihkan perhatiannya pada 2 orang yang berada tidak jauh dari dirinya.

“heh lo berdua.lo jongosnya sion kan? Bos lo lagi terkapar di tikungan jalan sana.sepertinya dia gak bisa berdiri.lo bantuin bos lo berdiri sana!” kata alvin pada kedua orang tersebut sambil menunjuk ke tikungan jalan yang ia lewati tadi “dan bilang sama bos lo yang brengsek itu.jangan pernah ia berharap bisa nyelakain gue dengan cara-cara murahan seperti apa yang dia lakuin ke gue tadi.pergi lo sana!!!!” bentak alvin.kedua orang tersebut bergegas pergi

“kenapa sion,apa yang dia lakuin sama lo?” tanya cakka

“biasa...kayak lo gak tau sion aja.dia berusaha nyelakain gue.tapi sayang,rencana licik dia malah mencelakai dirinya sindiri” jawab alvin
“hahhhh.....gue lega banget sekarang.rasanya semua beban gue hilang di terbangkan angin.angin itu memang ajaib ya cak” alvin menatap sebentar pada cakka,lalu kemudian ia tersenyum sambil menatap langit sore

Kini rio,gabriel dan cakka tak angkat bicara lagi.mereka hanya menatap alvin dengan sorot kemarahan dan kekecewaan.alvin merasakan ada firasat buruk yang akan ia alami setelah melihat sosok-sosok mengerikan di hadapannya kini.

“kenapa lo bertiga? Serem banget gue liat tampang lo-lo pada?”

perasaan jengkel terhadap sikap alvin yang sama sekali tidak menampakkan raut wajah bersalah,tampaknya benar-benar membuat rio emosi.dengan membabi buta,rio memukul kepala alvin dengan sangat keras,membuat cowok bermata sipit itu meringis menahan sakit

“lo kenapa sih yo?”

“dasar idiot!!! Bertindak tanpa berfikir terlebih dahulu!!! Lo merasa hebat dengan apa yang lo lakuin barusan!!! Apa yang lo lakuin ini konyol!!! Ngerti ngak lo!!!” rio menatap alvin dengan penuh emosi.melihat emosi rio yang tak terkontrol,gabriel segera menempatkan posisinya di tengah-tengah rio dan alvin.ia berusaha memberi jarak antara kedua sobatnya itu agar mereka tidak saling baku hantam satu sama lain.

“gue akui, cara gue buat lari dari masalah kali ini memang konyol.tapi sekarang,gue merasa baikan dan ini semua karna hal konyol yang gue lakuin barusan”

“gue ngak ngerti sama jalan pikiran lo.lo berusaha mendekati kematian disaat nanti malam semua orang ingin berbahagia merayakan hari lahir lo.lo berusaha menciptakan tangis disaat semua orang ingin menciptakan tawa untuk lo.seharusnya tangan gue ini ngak hanya mendarat di kepala lo, tapi juga di wajah lo.tapi gue gak akan ngelakuin hai itu,gue ngak akan ngebuat cacat wajah lo hari ini.karna gue bukan lo.orang yang tega menyakiti orang lain yang tulus menyayanginya dan ingin membuatnya bahagia.sama seperti apa yang lo lakuin terhadap keluarga lo dan ify” mulut alvin terkunci,tak sepatah katapun sanggup ia keluarkan untuk membalas semua ucapan rio pada dirinya.semua perkataan rio begitu telak baginya.bahkan ia tak punya alasan apapun untuk membela diri

Cakka menepuk pelan pundak alvin “ify nangis saat lo perngi ngehindar dari dia di lapangan tadi” kata cakka pelan.sejenak alvin melihat pada cakka,lalu kemudian ia menundukkan kepalanya.ia merasa telah gagal untuk menepati janji yang dulu pernah ia ucapkan di makam sang mama

“gue takut.gue terlalu takut untuk kembali nyakitin dia seperti apa yang gue lakuin semalam.gue takut kalau gue akan lepas kontrol dan meluapkan segala amarah gue kedia.gue gak ingin ify menjadi pelampiasan emosi gue karna kekecewaan gue terhadap bokap.gue gak mau nyakitin dia untuk yang kedua kalinya.gue hanya ingin memberikan hal terbaik buat dia,itu aja,ngak lebih.ify seperti adik kandung bagi gue,adik yang paling gue sayang.jujur,gue gak suka sama pesta yang dia buat.gue ingin marah sama dia,tapi gue juga gak ingin nyakitin hatinya.makanya gue milih ngehindar dari dia” ucap alvin lirih

“vin,kita semua ngerti apa yang lo rasain,tapi bukan gini caranya.apa yang lo lakuin ke ify tadi,bukan hal yang terbaik untuk dia.lo hanya akan menyakiti dia.kali ini lo mengambil keputusan yang salah vin” gabriel mencoba memberikan pengertian pada alvin

“gue emang tolol,idiot!!! Terus-terusan melakukan kesalahan yang sama.bahkan gue lebih bodoh dari seekor keledai” alvin merutuki dirinya sendiri

“lo ngak usah merutuki diri lo sendiri.gue senang sekarang lo udah ngerti dimana letak kesalahan lo.kalau kita tidak pernah berbuat kesalahan,kita tidak akan pernah berbuat benar bukan?” rio tersenyum pada alvin “cepat pulang.bukankah malam ini malam yang spesial untuk lo” rio berjalan ke arah motornya,gabriel dan cakka mengikutinya dari belakang.kini motor mereka bertiga sudah sejajar dengan posisi motor alvin

“ingat,malam ini lo harus tampak serapi mungkin.lo ngak ingin ngecewain tamu-tamu lo kan?” cakka berpesan pada alvin

“sebisa mungkin lo harus ngilangin kebiasan buruk lo yang terlalu cuek dan dingin pada orang lain,setidaknya untuk malam ini, lo harus bersikap ramah pada orang-orang yang akan hadir nanti” ucap iel menambahkan perkataan cakka

“lo dengarkan semua ucapan mereka barusan.gue rasa gue gak perlu ngomong lagi.karna mereka sudah mewakili semua yang ingin gue sampaikan sama lo”

Alvin menghela nafas mendengar semua perkataan ketiga sahabatnya itu “kadang-kadang sahabat sangat menuntut dan menyebalkan” alvin kembali mengenakan helm fullfacenya, kemudian ia menggas motornya meninggalkan sirkuit balapan liar itu.

Rio,gabriel,cakka hanya tersenyum geli mendengar ucapan terakhir alvin

+++++++++

Rio segera mengeluarkan motornya dari dalam garasi,sedangkan ray telah menunggunya di luar pagar.rio dan ray berencana untuk pergi ke rumah alvin.rio segera menghidupkan mesin motornya dan raypun telah duduk manis di boncengan motor ninja miliknya.namun saat rio melihat kedatangan deva,ia segera mematikan mesin motornya

“kenapa dev? Kok belum berangkat juga?” tanya rio

“gimana gue mau berangkat kalau anggota keluarga gue belum lengkap” dengan susah payah,deva berusaha mengatur nafasnya agar kembali normal
“lo liat kak ify ngak kak?”

“ngak tuh.emangnya tu anak kemana?” tanya rio balik pada deva

“ kalau gue tau,gue gak bakalan nanya ke elo kak”ucap deva kesal
“awalnya kami sekeluarga udah siap untuk berangkat kerumah kak alvin.tapi di detik-detik keberangkatan,kak ify tiba-tiba aja ngilang.dari tadi gue sama papa-mama udah nyariin dia di sekeliling rumah,tapi nihil.kak ify gak ada dimana-mana.makanya gue kesini,siapa tau dia ada di rumah lo”

Ray segera turun dari motor rio “ngak ada,dari tadi gue sama kak rio doang yang ada dirumah.bokap-sama nyokap lagi pergi.dan kak ify gak ada tuh main kerumah”

“kak ify kemana sih....gue sama orang-orang rumah udah mulai putus asa nyariin dia.lama-lama air mata gue bisa jatuh juga karna terlalu cemas mikirin dia” mata deva tampak berkaca-kaca

“lo jangan nangis dong dev,cemen banget sih lo jadi cowok”

“gue juga gak mau ray,Cuma gimana.....gue terlalu khawatir sama kakak gue.sebelumnya kak ify gak pernah kayak gini.dia kalau lagi ada masalah ngak pernah mau cerita.gue takut kalau di ngelakuin hal-hal yang ngebahayain dirinya sendiri.kak ify itu orangnya nekat ray”

ray langsung monoyor kepala deva “ dasar bodoh.lo gak boleh bicara kayak gitu.kak ify itu cewek yang cerdas,gue yakin dia gak akan bertindak bodoh.gue sama kak rio bakalan bantu lo buat nyari kak ify”

“serius???? Lo berdua mau bantuin gue buat nyari kak ify?” tanya deva antusias.rio dan ray hanya mengangguk sambil tersenyum

“keluarga lo udah bilang masalah ini sama alvin dan keluarganya?” tanya rio

“belum kak”

“bagus deh.karna menurut gue hal ini jangan diketahui dulu sama mereka,takutnya mereka jadi ikutan panik,dan pestanya batal”

“iya kak” deva mengangguk

“ray, lo sama deva cari ify di sekitar sini,biar gue yang keliling komplek buat cari dia.gue rasa dia masih ada di sekitar lingkungan komplek sini” rio menjelaskan “ gue duluan ya” rio menggas motornya dan pergi mencari ify

2 komentar:

  1. Kak Ayu,,,,,,,,,,
    Cepetan ya postnya,,,!!!!!!!!!hehehehh
    Q koment disini aja ya kak,,, di pesbok rame,,,,he3
    Bagus kak,,,
    q leh nawar gak?? Ifynya di temuin rio aja......he3

    BalasHapus
  2. Kak.,,,, follow aq juga ya??? heheheh
    maap banyak banget request.na aq....hehehh

    BalasHapus