Senin, 09 Mei 2011

cinta sejati untuk 4 sahabat part 12

#sma dharma yudha#


Pagi ini, langkah kaki rio terus menyusuri koridor sma dharma yudha yang masih tampak sepi. Hanya beberapa siswa saja yang berlalu lalang di koridor sekolah itu. Datang sepagi ini memang sudah menjadi rutinitas cowok tampan satu ini.ia terus berjalan dengan headset yang tergantung ditelinganya diikuti gerakan bibir yang seolah-olah ikut bernyanyi bersama dengan alunan lagu yang berasal dari hp-miliknya.tampak jelas kini ia tengah tenggelam dalam setiap nada-nada merdu yang disuguhkan oleh benda mungil dalam genggamannya itu, sampai-sampai ia tidak mempedulikan keadaan sekitarnya dan terus berjalan dengan pandangan yang tertuju pada layar hp ,bahkan terhadap bacaan tanda peringatan “AWAS LANTAI LICIN” yang terpampang di tikungan koridor,ia abaika atau mungkin sejak awal ia memang tidak melihat tanda peringatan itu. Tanpa sadar kini ia telah masuk ke dalam kawasan berbahaya tersebut dengan sangat-sangat suka rela.


Tubuh rio hilang keseimbangaan akibat terpeleset pada lantai koridor sekolah yang masih basah, dengan gerakan refleks tangan kanannya meraih pergelangan tangan seseorang yang tak lain adalah ify yang tiba-tiba saja muncul di tikungan koridor dengan kamus inggris-indonesia tebal dalam genggaman kedua tangannya.tubuh gadis itu tentu saja hilang keseimbangan akibat tangan rio yang menarik pergelangan tangan kirinya dan hal itu sukses membuat tubuh ify ikut terjatuh bersama rio.kini tubuh ify tepat berada diatas tubuh rio plus dengan sebuah kecupan dari bibir rio di pipi kanan gadis manis itu.sepasang manik mata milik rio dan ify hanya bisa saling pandang dalam posisi yang sama sekali belum berubah dari posisi awal saat mereka terjatuh tadi. kejadian itu terlalu tiba-tiba dan waktu tidak mengizinkan mereka untuk berfikir atau setidaknya memberi kesempatan keduanya untuk menghindar dari kecelakaan naas itu.beberapa siswa yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa terkejut dengan ekspresi mulut sedikit ternganga.ify sangat shock dan tidak percaya akan nasib buruk yang menimpanya pagi ini,berharap kejadian ini hanyalah sebuah mimpi terburuknya dan saat ia bangun semuanya akan baik-baik saja.namun harapan itu sirna ketika kini ia menyadari bahwa kejadian ini adalah sebuah kenyataan,bukan bunga tidur yang slama ini selalu hinggap saat tidur malamnya. Dengan gerakan cepat, ify segera menyingkir dari atas tubuh rio dan langsung menghujani rio dengan pukulan bertubi-tubi menggunakan kamus tebal miliknya.


“dasar cowok kurang ajar!!!!! Otak mesum!!!! Seenaknya lo tarik tangan gue sampai gue jatuh dan berani-beraninya lo nyium gue!!!!Gue gak terima!!!!gue gak terima!!! Gue gak terimaaaaaa!!!!” ify terus memukul-mukul rio ,sementara rio, dia hanya bisa menggunakan kedua tangannya untuk melindungi kepalanya dari timpukan kamus tebal milik gadis itu.

Rio terus berusaha menjelaskan kepada ify bahwa ia gak sengaja mencium pipi gadis itu, Ini semua hanya kecelakaan, tanpa ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini. Tapi ify tidak mau mendengar penjelasan yang terlontar dari mulut rio.


Karna sepertinya ify tidak bisa diajak bicara baik-baik, riopun terpaksa membekap mulut gadis itu.“lo bisa diam gak! Beri gue waktu buat ngomong.lo bisa gak, sedikittttt aja bersikap manis kayak cewek-cewek yang lain sama gue?!” rio menatap kedua manik mata ify dengan tajam.ify mengkerutkan keningnya setelah mendengar perkataan rio barusan,entah mengapa ada sesuatu yang ganjil pada ucapan rio barusan.tidak mau berlama-lama tangan pemuda itu menutup mulutnya,ifypun menyingkirkan dengan paksa tangan rio yang sedari tadi membekap mulutnya.


“alah......paling-paling lo mau bilang sama gue kalau lo itu gak sengaja,dan tentunya disertai dengan sederetan alasan yang pasti sebelumnya udah tersusun rapi diotak licik lo itu, supaya disini kesannya lo itu sebagai korbannya,dan gue gak bisa menyalahkan lo,iyakan?!”tuduh ify


“what!!!! Lo pikir gue sepicik itu apa?!”


“why not?!”


“dengar ya.....”kata rio sambil melangkah ke arah ify.sementara ify hanya bisa mundur selangkah karena dibelakangnya berdiri kokoh tembok kelas.tiba-tiba cowok itu merentangkan kedua lengannya,disentuhnya dinding dibelakang ify dengan kedua telapak tangannya, dan dikurungnya ify dalam rentangan kedua lengannya.


“sial!!! Kenapa ni manusia rese kalau diliatin dari jarak sedekat ini bisa cakep banget.gak,gak boleh!ngapain coba gue ngomong kayak gitu!!! hufffttt......tapi gue harus jujur......dia emang cakep.....”jeritan ify dalam hatinya.


“kejadian ini murni kecelakaan,dan gue gak pernah punya maksud dan gak bakalan pernah ada maksud untuk berbuat semua hal yang lo tuduhkan ke gue tadi......” kata rio sambil menatap kedua manik mata ify dengan tajam. “dan semua teriakan lo,cacimaki lo sama gue perihal gue udah nyium pipi lo udah bikin sakit kuping gue.gue baru nyium pipi lo dan itupun bukan kemaun gue. saat gue mau jelasin semuanya sama lo, lo malah nunjukin sifat anarkis lo sama gue.gue jadi penasaran gimana ekspresi lo, kalau kali ini gue........” rio semakin mendekatkan wajahnya ke wajah ify.melihat wajah rio yang semakin dekat dengan dirinya,ify smakin ketakutan,kali ini ia tidak bisa berbuat apa-apa dalam kurungan kedua lengan cowok itu,yang hanya bisa ia lakukan adalah menutup kedua matanya. kini,desah nafas rio dapat ia rasakan begitu dekat dengan dirinya,karna memang kini jarak antara keduanya hanya terpaut 5 cm saja.Meliihat ekspresi gadis itu yang begitu ketakutan, terukir sebuah senyuman kemenangan di bibir rio.


“lo kenapa? Lo pikir gue bakal nyium lo.ify...ify....kapan sih fikiran negatif lo itu akan ilang”ify yang mendengar perkataan rio barusan segera membuka matanya dan menatap tajam cowok itu.


“dasar cowok sialan,otak mesum,rese,nyebelin,berani-beraninya di ngomong kayak gitu sama gue” maki ify dalam hati


“lo keliatan cantik dan manis kalau lo lagi kalem kayak tadi.yah............. kalau gue beri nilai, mungkin gue akan kasih lo nilai 85, eh ralat.... nilai lo 80,nilai 85 kebanyakan kayaknya kalau buat cewek sekasar lo” kata rio dengan senyum meremehkan..


“lo pikir gue apa?! Kertas ujian?! Seenaknya aja lo ngomong.males gue ngeladenin orang sinting kayak lo! Minggir, gue mau lewat!”ifypun menghentakkan kedua lengan rio yang sedari tadi mengurungnya, dan langsung pergi meninggalkan rio.


“tolol!!!!! Lo memang benar-benar tolol rio!!!!gak seharusnya lo ngomong kayak gitu.wajar kalau dia marah.”maki rio pada dirinya sendiri,diapun menatap miris kepergian gadis itu


**************************************************************************************************


“rioooooooooooo...!!!!!”teriak cakka begitu heboh ketika ia sampai di kelasnya.sementara si pemilik nama masih asik membaca komik di bangkunya dan tidak menghiraukan panggilan sahabatnya tersebut.begitu cakka sampai di tempat duduk rio,ia langsung menggebrak meja sohibnya tersebut dan langsung melontarkan sebuah pertanyaan yang singkat, tapi terkesan membentak bagi siapa saja yang mendengrnya.


“benar kata anak-anak kalau tadi pagi lo nyium ify di koridor sekolah?!” tanya cakka antusias.alvin dan gabriel yang sedari tadi masih asik berkutat dengan BB masing-masing langsung menegakkan kepalanya dan menatap rio tajam begitu mendengar kata-kata cakka barusan.sementara rio yang ditanya hanya melihat cakka dan ketiga sahabatnya dengan tatapan cuek lalu ia kembali meneruskan membaca komiknya yang sempat terganggu.


“ini ni yang paling gue malas, kalau udah baca komik, gue udah dianggap kayak makhluk tembus pandang! alvin.....” cakkapun memberi sebuah intruksi melalui dagunya kepada alvin yang duduk disamping rio.alvin yang mengerti dengan code yang diberikan cakka langsung merebut komik yang sedang dibaca rio.


“ehhh sipit, apa-apaan lo main rebut komik gue. Balikin gak,gue belum siap baca?!” kata rio marah pada alvin.sedangkan alvin langsung melemparkan komik rio pada cakka.


“kalau lo mau ni komik balik, jawab pertanyaan gue tadi”


“emang lo ada nanya tadi? Apaan? Gue gak dengar tuh” kata rio berpura-pura

Cakka menarik nafasnya dalam-dalam kemudian menghembuskannya kuat-kuat. “rio yang cakep, walaupun masih cakepan gue dari pada lo. gue nanya, apa betul tadi pagi lo nyium ify di koridor sekolah?”


“benar”jawab rio cuek dan kemudian merebut komiknya dari tangan cakka, lalu ia kembali membaca.


“serius lo? lo lagi gak kesambetkan?! Lo nyium ify?!” tanya cakka histeris


“ralat kata-kata lo barusan.gue bukan nyium dia, tapi gue gak sengaja nyium dia.itu semua kecelakaan.gue kepleset di koridor karna lantainya basah,dan gue gak tau itu.karna keseimbangan tubuh gue goyah, ya tangan gue refleks buat megang sesuatu, dan kebetulan si ify lewat, jadi gue pengang tanggannya sebangai peganggan gue biar gak jatuh, eh tapi percuma aja,karna dia ikutan jatuh, dan gak sengaja saat itu gue nyium dia” rio menjelaskan dengan mata masih terfokus pada komik yang ia pegang.


“bagian mana?!” tanya alvin


“apaan?” tanya rio.karna alvin gak merespon pertanyaannya barusan, akhirnya rio mengalihkan pandangan yang sedari tadi kekomik, kini terfokus ke alvin.”maksud pertanyaan lo barusan apaan apinnnnnnn” tanya rio gemas karna alvin bukannya menjawab, malah menatap dirinya tajam. “cakk?!” rio memandang cakka,meminta bantuan padanya untuk menjelaskan apa maksud dari pertanyaan alvin tadi.cakkapun memberikan sebuah isyarat melalui kedua tangannya,ia membentuk sebuah gambaran orang sedang berciuman dengan gerakan tangannya tersebut.setelah melihat spesifik gambaran melalui gerakan tangan cakka tadi, rio paham ke mana arah pertanyaan alvin tadi.

“bagian pipi. Vin, gue gak ada maksud buat kurang ajar sama ify.gue ngehormatin dia sama kayak gue ngehormatin lo.karna gue tau lo sayang banget sama dia.gue tau kalau lo udah anggap dia seperti adik kandung lo sendiri.tapi please....lo percaya sama gue. itu semua terjadi karna kecelakaan”mohon rio pada alvin supaya alvin percaya akan kata-katanya barusan.” apa yang mesti gue lakuin supaya lo percaya sama kata-kata gue”


“gue cuma nanya dibagian mana.....,gue bukan mau nyalahin lo rio.lo gak usah ngelakuin apa-apa, karna gue gak pernah ngeraguin kata-kata lo,gue percaya sama lo”


“thanks...karna lo udah percaya sama gue”kata rio tersenyum


**************************************************************************************************


Saat ini ify sedang duduk sendirian di bangku panjang Yang terletak di taman belakang sekolah.alvin yang kebetulan melihat ify kemudian menghampiri gadis itu.


“ehhhmmm....ehhhmm....ehhhm. ada yang lagi bengong ni, Lagi mikirin kiss dadakan yang di dapat dari sang ketua osis rio tadi pagi ya?” goda alvin.


“apaan sih lo kak.ngeledekinnya gak asik banget.rese......!!!!”ify masang tampang tidak bersahabat pada alvin setelah mendengar perkataannya barusan


“jangan ngambek gitu dong,jelek tau.”alvin segera duduk disamping ify


“habis lo bikin gue kesal aja.tau dari mana lo?”


“kan udah jadi rahasia umum.lagian kalau hal-hal yang menyangkut mario stevano aditya haling udah gak bakalan jadi rahasia lagi,apalagi kejadian lo sama dia tadi pagi, langsung jadi top news seatero sekolah,terutama anak cewek.ya maklum aja,yang nge fans sama tu anak banyak ,dan lo mesti hati-hati,gue takut kalau nanti mereka bakalan ngapa-ngapain lo setelah apa yang terjadi antara lo dan pangeran mereka tadi pagi ”


“kalau gini caranya, mending gue gantung diri di pohon toge deh dari pada harus mati di hajar sama fans-fansnya tu anak”


“hahahaha...kurang besar tu pohonnya.kalau lo mau gantung diri, tuh di pohon beringin depan sekolah,gue jamin lo langsung lewat setelah gantung diri disana.”


“ihhh kok lo gitu sih kak.lo benaran kepengen liat gue mati ya? Lo udah gak sayang lagi sama gue?”kata ify sambil mencubit lengan alvin


“habis lo ngomongnya aneh-aneh aja.pakai acara mau gantung diri lah.lagian gue jamin anak-anak rise gak bakalan ada yang berani nyentuh lo karna gue akan selalu ngelindungi lo dari siapa aja yang mau berniat jahat sama lo.lo gak anggep gue lagi sebagai seseorang yang selalu ada buat ngejagain lo apa!”


“ya maap kak, habis tadi lo nakut-nakutin gue sih.rise itu nama fansnya tu anak ya? Emang artinya apaan kak? Rio rese ya?”


“hahahaha....ada-ada aja lo.gue juga gak tau, kalau lo mau tau, lo tanyaain aja sama rionya langsung”


“ogah gue,gak penting. Nanti dikiranya gue ngefans lagi sama dia” kata ify. “oh...iya kak,lo udah tau kan rencana oma,ce tasya sama nyokap gue buat ngadain pesta ulang tahun lo yang ke 17 sabtu besok?”tanya ify


“hmmmm....udah.lo bilangin deh sama oma,ce tasya dan tante gina buat ngebatelin acara itu.gue gak suka.seterah lo deh mau gimana caranya, yang penting tu acara batal”pinta alvin


“yahhhh kak, kenapa? lo kan tau betapa antusianya oma buat mempersiapkan pesta ulang tahun lo kali ini.lo gak kasian sama oma? gue mana tega nyuruh oma buat ngebatelin pesta itu.lagian alasan lo gak suka kenapa?”


“gue gak suka aja ramai-ramai gitu fy.apalagi harus ngeladenin orang-orang yang gak gue kenal.lo kan tau kalau gue malas banget yang kayak gitu-gituan.”

“lo tenang aja,gue udah bilang ke nyokap supaya pesta lo kali ini yang hadir cukup orang-orang terdekat aja.ya paling-paling keluarga besar kita, teman-teman terdekat lo dan gue.nah mereka semuakan orang-orang yang lo kenalkan,jadi lo gak ada alsan lagi buat nolak pesta itu.”


“tapi fy.......”


“udah, lo gak usah mikirin kak,pokoknya lo terima bersihnya aja deh.gue balik ke kelas dulu ya,bye.”gadis itupun berlari meninggalkan alvin yang masih diam di tempat duduknya.


“gue gak mungkin ngejelasinnya alasan sebenarnya kenapa gue gak suka pesta itu diadakan fy,karna gue tau alasan gue ini pasti akan ngebuat lo kembali nyalahin diri lo sendiri,dan gue gak ingin itu terjadi.slama ini gue selalu berusaha buat ngelupai hari ulang tahun gue,karna itu hanya akan membuat gue sakit. percuma aja pesta itu diadakan kalau pada akhirnya orang yang paling gue harapkan kedatangannya gak akan pernah muncul,sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal itu yang membuat gue merasa kalau gue ini memang udah gak punya orang tua lagi.gue memang gak pernah benci dan nyalahin bokap.slama ini gue udah cukup ngertiin bokap karna dia selalu sibuk dengan pekerjaannya,bahkan untuk bertegur sapa sama dia aja gua gak bisa dan gue bisa ngertiin itu semua.tapi saat bokap gak pernah lagi hadir saat pesta ulang tahun gue setelah nyokap meninggal,itu menambah luka di hati gue fy.gue kecewa dengan cara bokap yang selalu menyibukkan dirinya dengan smua pekerjaannya,meskipun gue tau kalau bokap ngelakuin semua itu untuk menutupi rasa keterpurukannya setelah ditinggal nyokap,tapi apa dia tau kalau yang terluka atas kepergian nyokap itu bukan dia aja,gue juga terluka disini.sikap bokap yang seperti itu udah membuat luka baru di hati gue.8 tahun gue kehilangan nyokap dan semua rasa kasih sayang ibu kepada anaknya,dan dalam waktu yang sama gue juga kehilangan rasa kasih sayang seorang ayah.jadi percuma pesta itu fy,percuma!!!! karna semua itu hanya akan membuka kembali luka di hati gue.”alvin tampak terpuruk saat ini.rasanya seperti ada sesuatu yang menghantam keras dadanya dan membuat nafasnya sesak.dari balik sebuah pohon yang tidak jauh dari posisi alvin duduk,ada seseorang yang menyaksikan keterpukan seorang alvin jonathan shindhunata dan mendengar semua kesedihan yang selama ini dia tutup rapat-rapat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar