Rabu, 30 Maret 2011

cinta sejati untuk 4 sahabat part 10

maaf ya semua, karna kelamaan ngepost ..........


kini hari telah senja, mataharipun telah menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik.sekarang ify telah sampai di depan pagar rumahnya bersama seorang pemuda sipit berkulit putih yang masih mengenakan seragam sekolah sma dharma yudha lengkap dengan tas ransel yang masih tersandang di punggungnya. Merekapun turun dari motor ninja merah milik pemuda bermata sipit tersebut dan melangkahkan kaki menuju rumah berlantai 2 yang kini ada dihadapan mereka.


“via,shilla,agni?!” ify begitu kaget ketika ia melihat ketiga sosok sabatnya kini tengah duduk disebuah kursi panjang di teras rumahnya dengan muka tertunduk lesu.wajah shilla dan agni yang sedari tadi tak bersemangat, langsung sirna setelah melihat orang yang mereka tunggu berjam-jam kini telah ada di depan mereka. Ada perasaan bahagia yang tersirat dari senyum ramah yang mereka tujukan kepada sang pemilik rumah.namun ekspresi bahagia yang ditunjukkkan shilla dan agni bertolak belakang dengan apa yang kini dirasakan sivia. Gadis cantik itu kini merasa bingung sekaligus sedih. Bingung karna tak tau harus mulai dari mana ia bicara dan sedih bila mengingat omongan kasarnya terhadap ify saat disekolah tadi


“hai.” Kata ify kaku menyapa sivia yang kini menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan olehnya.

Dengan emosi yang tak bisa ia tahan lagi, sivia memeluk ify disertai dengan butiran-butiran bening yang mengalir di wajahnya


“ma’afin gue fy......, gak seharusnya gue ngomong sekasar tadi sama lo disekolah.gue.....gue.....”


“lo gak salah vi. Semuanya udah terjadi. Lo gak perlu nyalahin diri lo sendiri.tanpa lo minta pun, gue udah ma’afin lo kok.hapus air mata lo.gue gak suka liat sahabat gue nangis.” Kata ify memotong pembicaraaan via.siviapun melepaskan pelukannya dan segera menghapus air matanya.


“yesss........, jadi dua sahabat gue yang cantik ini udah baikan nih ceritanya?”kata agni sambil merangkul pundak sivia dan ify.sivia dan ify mengangguk sambilk tersenyum sebagai jawaban atas pertanyaan agni barusan


“sahabat untuk selamanya!”kata shilla sambil menjulurkan tangan kanannya kedepan dan merentangkan kelima ruas jari tangannya.


“sahabat untuk selamanya.”kata ify, sivia,dan agni mengikuti apa yang dilakukan shilla tadi.dimulai dari ify yang meletakkakn tangan kanannnya di atas tangan shilla, lalu disusul oleh sivia dan agni.dan secara bersama-sama mereka mengangkat tangan mereka keatas disertai dengan teriakan “YEAHHHHH”.sementara alvin hanya bisa tersenyum melihat kecerian 4 sahabat itu.setelah masalahnya dengan ify selesai, siviapun kini melangkahkan kakinya menuju ketempat alvin ,dengan perasaan ragu, sivia tetap memantapkan langkahnya berjalan lurus ke arah cowok yang kini tengah berpakaian seragam sekolah sma dharma yudha. celana kotak-kotak panjang berwarna merah, disertai warna putih untuk tiap-tiap tepian garis kotak-kotaknya dan Baju kemeja putih polos berlengan pendek lengkap dengan dasi yang berwarna senada dengan bagian celananya.


“sorry” meskipun sivia hanya mengucapkan satu kata sederhana itu. Tapi tampak jelas bahwa gadis itu benar-benar dihantui perasaan bersalah dan berharap cowok di hadapannya ini mau menerima permintaan ma’afnya barusan.


“ngak perlu?!“ kata alvin dingin


Siviapun menarik nafas dalam-dalam untuk mengatur emosinya. Jangan sampai emosinya merusak semua yang telah ia korbankan hari ini, waktu dan rasa gengsi yang harus ia tekan dalam-dalam demi mengucapkan kata ma’af untuk rival sejatinya yang tengah ada dihadapannya saat ini. “gue minta ma’af atas kejadian disekolah tadi,atas sikap dan perkataan gue yang udah bikin lo sakit hati” ucapnya kembali,berharap kali ini alvin mau menerima permintaan maafnya


“lo minta ma’af sama orang yang salah. Bukan sama gue harusnya lo minta ma’af, tapi sama nyokap gue.kalau memang permintaan ma’af lo barusan itu tulus , lo datang aja ke tempat nyokap gue di pemakaman umum pondok sari”kata alvin sembari memasukkan kedua tangannya ke saku celana miliknya dan berjalan ke dalam rumah ify, meninggalkan sivia yang masih diam membisu setelah mendengar perkataan alvin barusan.

Ifypun menepuk pelan bahu sivia dari arah belakang “loe jangan tersinggung sama kata-kata kak alvin barusan ya vi. Gue juga mohon sama lo, lo jangan benci kak alvin ya” pinta ify pada sivia


Sivia mengangguk “ lo tenang aja, gue gak masukin hati kok perkataannya barusan. Dia bersikap kayak gitu sama gue,karna gue juga yang salah.kata-kata gue tentang nyokapnya disekolah tadi memang udah keterlaluan.anak mana sih yang gak bakalan sakit hati kalau nyokap yang paling disayanginya di jelek-jelekin sama orang lain.gue bisa terima kok kalau sekarang dia belum mau nerima permintaan ma’af gue ke dia, tapi gue gak akan benci dia karna hal ini kok.pokoknya gue gak bakalan nyerah sampai dia bisa terima permintaan ma’af gue ke dia” ify hanya bisa tersenyum mendengar perkataan sahabatnya barusan.


“gue sama anak-anak balik dulu ya, udah sore ni” pamit sivia pada ify. Sivia,shilla dan agnipun berjalan ke mobil jazz biru milik shilla.shillapun menggas mobilnya menunggalkan rumah ify.


Saat ify memasuki rumahnya,ia melihat alvin sedang tiduran di pangkuan mamanya dengan tubuh terjulur di atas sofa ruang tamu .sekali-kali tampak tangan lembut milik nyokapnya tengah memijat-mijat pelan kening alvin dengan penuh rasa kasih sayang, layaknya kasih sayang seorang ibu pada anak kandungnya sendiri.


“Hmmmmm....kumat deh penyakit manja lo sama nyokap gue kak,bikin gue ngiri aja lo.perasaan nyokap gue gak pernah deh mijat-mijat kening gue selembut apa yang dia lakuin sekarang sama lo”ify pura-pura merajuk pada alvin. Sementara mama gina hanya tersenyum mendengar celotehan anak sulungnya itu.


“yaelah fy, sirik aja lo sama gue. Sekali-kali juga gue bisa kayak gini sama tante gina, masa iya sih lo larang. Kejem benar lo sama gue”kata alvin dengan mata tertutup


“gue kan cuma becanda kak, lo jangan nanggepinya serius kayak gitu dong, kan kesannya gue jadi orang yang jahat banget sama lo


“udah-udah.kamu ini fy, gak deva, nak rio, sekarang alvinpun kamu ajakin ribut” kata mama kepada ify


“ngeeekkkkk, kenapa mama bawa-bawa si tetangga nyebelin itu sih ma.ify gak bakalan cari ribut sama tu anak rese, kalau bukan dia yang duluan cari gara-gara sama ify”protes ify


Mama gina mengacuhkan perkataan ify barusan.dia kembali fokus pada alvin “kamu mau kesini kenapa gak kasih kabar sama tante vin, kalau tante tau kamu bakalan main kesini, tante pasti bakalan nyiapin bahan-bahan masakan untuk masak makanan kesukaan kamu”tanya mama gina dengan tangan yang masih memijat lembut kening alvin.tak ada jawaban dari alvin, Mama gina dan ifypun mengalihkan perhatian mereka ke wajah tampan cowok tersebut.


“yeeeee.....dasar kak alvin.diajakin ngomong dia malah tidur.kak alvin....kak alvin.ckckckckckc” ify menggeleng-gelengkan kepalanya.


“mungkin dia kecapean fy, sana gih kamu ambil bantal buat alvin” perintah mama.ifypun pergi kekamarnya yang terletak di lantai dua untuk mengambilkan bantal buat alvin.tak lama kemudian ia kembali dengan sebuah bantal di tangannya dan memberikan bantal itu kepada mamanya.dengan hati-hati, mama gina mengangkat kepala alvin dengna menggunakan tangan kanannya, sementara tangan kirinya meletakkan bantal yang di berikan ify tadi di bawah kepala alvin.

“kak alvin kalau lagi tidur damai banget keliatannya ya ma, kayak malaikat. Ify foto ah, buat kenang-kenangan” ifypun mengeluarkan handphone dari saku celananya dan ia mulai mengambil gambar alvin yang sedang tidur dari camera handphonenya.

“mama tinggal dulu ya, kamu jagain alvin,jangan ribut, nanti dia bangun. Biarkan dia istirahat”

“rebes maaaaa” jawab ify. Mama ginapun meninggalkan ify dan alvin di ruang tamu. beliaupun pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam.


*malan hari di rumah ify*


Malan ini kediaman rumah ify lagi didatangi oleh cucu-cucu adam dan hawa yang bernama ray,keke,rio dan tentunya alvin.kehadiran keke pada malan minggu ini di rumah ify tentu saja karna dia ingin belajar main piano sama ify.kalau rio, tak jauh beda dengan maksud kedatangan keke.bedanya, kalau keke diajarin ify buat main piano,rio justul harus mengajari ify bermain gitar.kalau alvin, dia sedang menginap di rumah ify,mengingat besok adalah hari minggu,makanya dia memutuskan untuk menginap.sedangkan ray datang cuma untuk bermain ps bersama deva,itung-itung buat ngehabisin waktu malam minggunya yang sepi kelabu. Awalnya deva melarang keras ray buat datang ke rumahnya,ray pasti akan merusak kegiatan pentingnya malam ini,apalagi kalau bukan untuk memandangi wajah sang pujaan hati.tapi karna ray terus mendesaknya dengan kalimat “lo kan sahabat terbaik gue,masa iya lo tega liat gue dirumah sendirian, kan berkat bantuan gue juga kak rio setuju buat ngajarin kakak lo main gitar,tunjukin dikit dong rasa terimakasih lo sama gue dev”. Mau gak mau deva terpaksa ngizinin ray buat datang kerumahnya malam ini,dan semua kecemasan deva akan kehadiran ray malam ini benar-benar terbukti.ray dengan perasaan tak bersalah benar-benar sudah membuat kegiatan deva untuk mengagumi sosok si manis bernama keke terganggu.


“dev, lo niat main gak sih?!yang fokus dong! Mobil lo ngalangin jalan mobil gue tuh!”ucap ray pada deva dengan mata yang nasih terfokus pada layar tv di depannya.


“iya..iya..,gue fokus,bawel banget sih lo!”meskipun deva bilang kalau dia fokus main,tapi pada kenyataanya tidak.mata cowok itu masih terfokus pada sosok keke yang kini tengah diajar bermain piano oleh sang kakak.


“yah....yah.....yah.....,game over deh gue”kata ray lesu


“apa! Lo game over ray? Berarti pemenangnya gue dong.”devapun langsung mengalihkan perhatiannya ke permainan game yang tengah ia geluti sedari tadi bersama ray.


“menang apaan!yang ada kita berdua game over tau!mobil punya lo dan gue masuk jurang kampprettttt!!!!!” kata ray emosi

“lah kok bisa..????” tanya deva polos”


“kok bisa! Kok bisa! Kok bisa!!!!! Tadi kan gue udah bilang sama lo. Lo kalau mau main yang fokus. Mobil lo terus-terusan ngedesak mobil gue ke tepi, pas di tikungan, gue gak bisa lagi nyeimbangin posisi mobil gue dengan baik, ya alhasil mobil gue masuk jurang. Dan begoknya lo, lo kenapa ikut-ikutan mobil gue masuk jurang.bukannya pas ditikungn loe belok ke kanan,eh lo malah laju lurus aja. Alamat mobil lo nyusulin mobil gue deh ke neraka.” Kata ray panjang lebar


“ooooo.......gitu toh ceritanya. Tapi so sweet ya ray, mobil lo masuk jurang,eh.......mobil gue ikut nyusulin. Kayak romeo and juliet aja” kata deva tersenyum genit sama ray


“wah par lo dep, lo kate gue hombreng, gue masih normal ya.ogah gue sama lo, jeruk makan jeruk”


“sialan lo! Gue kan Cuma becanda tadi. Gak mestikan lo katain gue hombreng” deva pun siap-siap melempar ray pakai bantal sofa yang gak juh dari posisi dia duduk sekarang.tapi sebelum deva melempar dirinya, ray keburu kabur ketempat rio dan alvin.


“gi mana ke, udah bisa sekarang maininnya?” tanya ify pada keke


“lumayan kak, meskipun masih agak-agak kaku”


“gak apa-apa,namanya juga baru belajar. Kalau kamu rajin berlatih, kakak yakin kamu pasti mahir main pianonya.” Ucap ify sambil tersenyum kearah keke. Sementara alvin,rio,ray dan deva hanya melihat percakapan ify dan keke dari tempat duduk yang letaknya tak jauh dari piano tempat para gadis itu berlatih.


“kak mainin sebuah lagu dong buat aku” pinta keke.ifypun memenuhi permintaan gadis manis itu.diapun mulai bernyanyi sambil diiringi permainan pianonya yang merdu.



I’ve always been the kind of girl

That hide my face

So afraid to tell the world

What I’ve got to say

But I have this dream

Right inside of me

I’m gonna let it show, it’s time

To let you know

To let you know


This is real, this is me

I’m exactly where I’m supposed to be, now

Gonna let the light, shine on me

Now I’ve found, who I am

There’s no way to holding in

No more hiding who I wanna be

This is me


Do you know what it’s like

To feel so in the dark

To dream about a life

Where you’re the shining star

Even though it seems

Like it’s too far away

I have to believe in myself

It’s the only way


This is real, This is me

I’m exactly where I’m supposed to be, now

Gonna let the light, shine on me

Now I’ve found, who I am

There’s no way to holding in

No more hiding who I wanna be

This is me


Tiba-tiba terdengat suara gitar yang di mainkan oleh rio. Riopun bernyanyi dengan diiringi permainan gitarnya.



You’re the voice I hear inside my head

The reason that I’m singi’n

I need to find you, I gotta find you

You’re the missing piece I need

The song inside of me

I need to find you, I gotta find you (rio)


Ify sempat kaget dan berhenti bernyanyi karna tiba-tiba saja rio ikut bernyanyi dengan memakai gitar miliknya.namun rasa kaget itu hanya sekejap,karna ify kembali bermain piano dan bernyanyi.maka terjadilah duet yang sangat fantastik antara rio dan ify.



This is real, this is me

I’m exactly where I’m supposed to be, now

Gonna let the light, shine on me

Now I’ve found, who I am

There’s no way to hold it in

No more hiding who I want to be

This is me. (rio-ify)


this is me…..(ify)



You’re the missing piece I need

The song inside of me

You’re the voice I hear inside my head

The reason that I’m singi’n (rio)



Now I’ve found, who I am

There’s no way to hold it in

No more hiding who I want to be

This is me (rio-ify)


link lagunya ---> http://www.youtube.com/watch?v=cfe1h6z6VNg (acoustic piano)

http://www.youtube.com/watch?v=e1WYd732SeI




semua orang yang mendengar nyanyian dari suara merdu milik rio dan ify ikut terhanyut dalam alunan symphony yang dibawakan oleh mereka berdua.

Selesai bernyanyi, alvin,ray,deva,keke memberikan tepuk tangan yang meriah buat penyanyi dadakan ify dan rio.

Ifypun menghampiri rio “suara dan permainan gitar lo bagus, bangus banget malah”puji ify pada rio sambil memberikan senyuman manisnya pada pemuda tampan itu

Rio sempat salting ketika melihat senyuman ify barusan.entah mengapa ada suatu perasaan yang ia sendiri tidak tau apa itu.yang jelas, hatinya merasa damai ketika melihat senyuman gadis itu.


”suara dan permainan piano lo juga keren”kata rio,kemudian ia mengambil minuman yang sebelumnya telah disajikan ify di atas meja.tanpa seizin sang pemilik rumah,rio langsung meminum minuman yang terletak di atas meja di dahapannya


“wih lo keren banget kak,suara lo merdu banget tau gak. Lo itu perfect banget kak, lo itu cewek kutilang yang cantik, punya suara bagus,permainan piano yang keren banget,baik lagi.pokoknya lo itu top cerrrrr banget deh”puji ray menggebu-gebu


“haahahaha...thanks banget atas pujian lo barusan.eh.....ngomong-ngomong kutilang kata lo tadi apa maksudnya? Burung kutilang?” tanya ify


“ah gak gaul lo kakk. Masa kutilang aja gak tau artinya. Kutilang itu singkatan dari kurus,tinggi langsing. Jadi gue bilang lo itu cewek kurus,tinggi,langsing yang cantik gitu loh....”gombal ray pada ify.


Mendengar perkataan ray barusan, rio langsung tersedak sewaktu ia minum “uhukkk....uhuk....uhukkkk....”rio terbatuk-batuk

“makanya kak, kalau mau minum tu pelan-pelan,jangan kayak orang kesetanan gitu”kata ray menasehati rio sambil menepuk-nepuk punggung kakak semata wayangnya itu.


“gue tersedak gara-gara ucapan lo sama ni cewek barusan.masa iya lo bilang dia kurus,tinggi,langsing. Yang benar tu, KURUS TINGGAL TULANG.itu arti kutilang yang cocok buat dia” kata rio sambil memberikan tekanan pada kata-kata ber caps lock barusan


“sialan lo ngatai gue! Dari pada lo, cowok kutilang kuadrat jelek”kata ify emosi


“apaan tu kutilang kuadrat”tanya rio


“lo itu cowok KURUS TINGGAL TULANG-BELULANG.you now?????!!!!!!!” kata ify


“awas ya lo!!!!” kata rio geram


“apa lo!!!” ify menatap tajam ke arah rio


“ampun deh gue sama ni anak bedua. Tadi baru aja puji-pujian, sekarang malah cela-celaan. Kapan sih kalian berdua akurnya” keluh alvin pada rio dan ify


“tau ni kak rio, Kan lo kesini mau ngajarin kak ify main gitar,kenapa malah ngajakin ribut sih. Cepat gih sana kalian latihan gitarnya,keke kan udah selesai latihan pianonya” kata ray


“yaudah........,sini lo, kita mulai latihannya”perintah rio pada ify.merekapun memulai latihan gitarnya,tentunya disertai dengan adu mulut beberapa kali.alvin,deva,ray,keke hanya bisa geleng-geleng kepala ngeliat percecokan diantara keduanya.


“lo itu salah! Kunci G tu kayak gini, bukan kayak gitu!”riopun membetulkan letak jari ify di senar gitar miliknya.

“lo itu biasa aja dong,gak usah ngebentak-bentak gitu.gue kan baru belajar,jadi lo maklumin dong”kata ify.setelah berlatih selama satu setengah jam, rio,ray,keke kembali pulang kerumahnya.keke sama halnya seperti alvin, malam ini ia menginap di rumah rio.



*balkon atas rumah ify*


Alvin tampak sedang duduk di kursi yang terdapat di balkon sambil memandangi bintang yang menghiasi langit malam ini.ify yang meliat alvin,langsung menghampirinnya dan segera mengambil posisi di samping alvin.


“tante gracia,sekarang kak alvin baik-baik aja kok. Sekarang kak alvin tumbuh menjadi laki-laki yang baik dan kak alvin ganteng banget lho sekarang tante.disekolah aja,kak alvin jadi idola dikalangan anak-anak cewek tante.tante pasti bangga banget sama kak alvin.tante disana baik-baik ya,gak usah khawatirin kak alvin,dia bisa kok jaga dirinya baik-baik” kata ify sambil memandang salah satu bintang yang paling terang di langit.alvin hanya tersenyum mendengar perkataan ify barusan.

”oh iya tante, sekarang kak alvin tambah over protektif sama aku tante,tapi aku seneng kok kalau kak alvin over protektif kayak gitu sama aku.itu tandanya dia sayang sama aku,dia gak mau aku kenapa-kenapa,dia ngejagain aku banget tante. Tapi kalau kak alvin kumat lagi jadi anak yang nakal,aku boleh kan tante ngejewer kupingnya kak alvin.” Mendengar perkataan ify barusan,alvin langsung menggelitik pinggang ify,sehingga membuat gadis itu tertawa menjerit.


“hahahahahhaha......kak alvin......geli kak......geli......” ify terus tertawa sambil berusaha menyingkirkan tangan alvin yang masih menggelitik pinggangnya


“sebelum kamu ngejewer kuping kakak, kakak gelitik dulu kamu sampai nangis”alvin terus menggelitik pinggang ify.


“hahahahahahaaha......udah kak....udah.aku ngaku kalah.hahahahaha......aku gak bakalan ngejewer kuping kakak,hahahahahahaah....aku janji kak.....aku janji”ify terus memohon kepada alvin agar berhenti untuk menggelitiknya,dia sudah benar-benar merasa geli,sampai-sampai air matanya keluar.alvin merasa kasihan dan akhirnya ia menghentikan aksinya mengelitik ify.namun di tempat lain, ada seseorang yang menyaksikan kejadian antara ify dan alvin barusan,dan menatap mereka berdua dengan tatapan yang sulit diartikan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar